kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.804   -26,00   -0,15%
  • IDX 8.278   146,25   1,80%
  • KOMPAS100 1.169   23,16   2,02%
  • LQ45 840   11,02   1,33%
  • ISSI 296   7,30   2,53%
  • IDX30 435   4,10   0,95%
  • IDXHIDIV20 519   -0,01   0,00%
  • IDX80 131   2,40   1,87%
  • IDXV30 142   1,27   0,90%
  • IDXQ30 140   0,12   0,08%

Harita klaim bauksit yang dieskpor sudah diolah


Minggu, 09 Agustus 2015 / 11:50 WIB
Harita klaim bauksit yang dieskpor sudah diolah


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Havid Vebri

KETAPANG. PT Harita Prima Abadi Mineral bersikeras bahwa bahwa bauksit yang selama ini dieskpor bukanlah bauksit mentah seperti yang dituduhkan pemerintah. Harita mengklaim, bauksit yang diekspor tersebut sudah memiliki nilai tambah dibandingkan mineral mentah (ORE).

Kepala Divisi Eksternal PT Harita Prima Abadi Mineral Agus Rusli mengatakan, bauksit yang telah dieskpor tersebut merupakan bauksit olahan yang dalam dunia perdagangan global disebut Mettalurgical Grade Bauxite (MGB) yang mempunyai kadar alumina sebesar AI2O3>47%, R-Si2O3<7% dan size 2-75 m.

MGB tersebut telah mengalami peningkatan mutu dan nilai tambah dari ORE yang hanya mempunyai kadar alumina sebesar AI2O3>30-40%, R-Si2O3 6-14 dan size tidak beraturan (raw). "MGB yang kami eskpor itu telah mengalami penurunan volume sebesar 50% dari ORE," ujar Agus.

Oleh sebab itu, Agus berharap pemerintah memberikan kelonggaran kepada Harita agar tetap diperbolehkan mengeskpor bauksit.

Menurut Agus, sejak terbitnya Peraturan Menteri ESDM No 1 Tahun 2014 Tentang Peningkatan Nilai Tambah Mineral, pihaknya sudah tidak mengekpor bahan mentah termasuk bauksit.

Akibatnya, stok bauksit milik Harita kini menumpuk hingga mencapai 1,14 juta ton. "Itu setara US$ 43,32 juta yang kini seolah menjadi uang mati," kata Agus.

Akibat larangan ekspor itu, perseroan kesulitan menghimpun dana dari hasil penjualan untuk mempercepat smelter grade alumina (SGA) yang saat ini sedang dijalankan oleh PT Well Harvest Winning Alumina (perusahaan patungan bentukan Harita Group). "Ini akan menghambat program pemerintah mengenai hilirisasi industri agar cepat terwujud," pungkas Agus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×