kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45952,80   9,76   1.04%
  • EMAS1.014.000 -1,46%
  • RD.SAHAM -0.04%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Heboh Soal Tambang Ilegal di Klaten, Menteri ESDM Kirim Inspektur Tambang


Rabu, 30 November 2022 / 13:56 WIB
Heboh Soal Tambang Ilegal di Klaten, Menteri ESDM Kirim Inspektur Tambang
ILUSTRASI. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif buka suara soal dugaan adanya praktik tambang pasir ilegal di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif buka suara soal dugaan adanya praktik tambang pasir ilegal di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Ia menegaskan, pihaknya bakla mengirim inspektur tambang untuk mengecek kebenaran dugaan adanya praktik tambang tersebut.

“Kami akan kirim inspektur tambang untuk langsung melihat di lokasi mencari fakta apa yang ada di lapangan,” tutur Arifin saat ditemui wartawan di gedung DPR RI, Selasa (29/11).

Dugaan adanya praktik penambangan pasir ilegal di Klaten menjadi perbincangan setelah Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka merespons aduan warganet soal dugaan adanya praktik tambang pasir ilegal di lebih dari 20 titik lokasi di Klaten di Twitter.

“Ya, Pak. Ini bupati juga beberapa kali mengeluh ke saya. Backingannya ngeri,” tulis Gibran melalui akun twitternya @gibran_tweet (27/11).

Baca Juga: JATAM: Beking Tambang Ilegal oleh Aparat Sudah Jadi Modus Lama

Dugaan soal adanya praktik tambang pasir ilegal di Klaten juga tidak  dinafikkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Mengutip pemberitaan Kompas.com (28/11). Ganjar menegaskan bahwa ia meminta keberanian penegak hukum untuk berdiri paling depan dalam mengatasi persoalan tersebut.

Selain itu, ia juga meminta dukungan dari masyarakat agar ikut melaporkan praktik penambangan pasir ilegal.

“Saya tahu bekingnya gede-gede di sana. Kalau ada bekingannya, makanya kita minta dilaporkan pada kita siapa yang ada di belakangnya agar kita tahu mana legal dan ilegal," kata Ganjar saat ditemui Kompas.com di depan ruang kantornya, Senin (28/11).

Baca Juga: Pengusaha Minta Pengawasan Pertambangan Terus Dilakukan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×