kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Hemat biaya, pemerintah siapkan gas bumi untuk PLN


Selasa, 21 September 2010 / 20:16 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Pemerintah berjanji membantu penghematan biaya di PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan memasok gas bumi sebagai bahan bakar penyediaan tenaga listrik.

Penambahan tersebut antara lain berasal dari Lapangan Jabung, mulai Januari 2010 sebesar 30 Juta Standar Metrik Kaki Kubik per Hari atau Million Metric Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD). Nilai yang sama juga berasal dari Lapangan Singa, tapi baru dimulai pada Juli 2011.

Selain itu datang juga dari Lapangan Jambi Merang, sebesar 40 MMSCFD mulai Juni 2011. "Penambahan itu bisa mengurangi biaya bahan bakar sekitar Rp 2,53 triliun," terang Lulu Sumiarso, Direktur Jenderal Energi Baru Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), saat rapat kerja dengan Komisi VII, Selasa (21/9).

Tak hanya itu, PLN masih akan bisa mendapatkan pasokan gas dari terminal LNG di Jawa Barat. Tapi pasokan ini bisa ditambahkan dengan syarat pembangunan terminal LNG dengan kapasitas 240 MMSCFD bisa selesai pada September 2011. "Penghematan dari terminal ini bisa mencapai Rp 2,3 triliun," terang Lulu.

Kementerian ESDM juga akan mencoba mendapatkan tambahan pasokan gas dari tempat lain seperti Sumatera bagian selatan dan Jawa Timur. "Tapi itu masih rencana," imbuh Lulu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×