kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45932,69   4,34   0.47%
  • EMAS1.335.000 1,06%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Hingga November, Suryamas Dutamakmur (SMDM) Bukukan Marketing sales Rp 383 Miliar


Minggu, 08 Januari 2023 / 19:35 WIB
Hingga November, Suryamas Dutamakmur (SMDM) Bukukan Marketing sales Rp 383 Miliar
ILUSTRASI. Perumahan Rancamaya Golf Estate?yang dikembangkan?PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM). Hingga November, Suryamas Dutamakmur (SMDM) Bukukan Marketing sales Rp 383 Miliar.


Reporter: Venny Suryanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) mencatatkan pendapatan pra-penjualan (marketing sales) sebesar Rp 383 miliar di periode Januari-November 2022.

Pendapatan tersebut hanya mencapai 62,5% dari target perseroan sebesar Rp 612,5 miliar di sepanjang 2022. 

Direktur & Sekretaris Perusahaan Suryamas Dutamakmur Ferry Suhardjo mengatakan realisasi marketing sales tersebut di peroleh dari Real Estate sebesar Rp 261,8 miliar atau berkontribusi mencapai 68,3%. 

Baca Juga: Suryamas Dutamakmur (SMDM) Bidik Marketing Sales Rp 550 Miliar di 2023

Kemudian diikuti dengan pendapatan hotel Rp 56,2 miliar atau berkontribusi sekitar 14,7% serta Golf & Country Club Rp 47 miliar. 

“Sementara estate management sekitar Rp 18 miliar,” jelas dia kepada Kontan.co.id, Minggu (8/1). 

Dari sisi keuangan, SMDM membukukan pendapatan sebesar Rp 438,5 miliar di kuartal III-2022. Jumlah ini naik tipis dari sebelumnya Rp 424 miliar di periode yang sama tahun lalu. 

Baca Juga: Pasar Properti Diprediksi Masih Tersendat, Begini Rekomendasi Saham dari Analis

Sementara beban pokok pendapatan yang tercatat sebesar Rp 168,8 miliar. Dengan demikian laba kotor yang dihasilkannya sekitar Rp 269,6 miliar hingga kuartal III-2022. 

Lebih lanjut, perseroan juga membukukan beban penjualan Rp 32,2 miliar dan beban umum administrasi Rp 96,3 miliar. Alhasil laba periode berjalan yang tercatat sekitar Rp 141 miliar. Laba ini tumbuh 45% dari Rp 97 miliar di kuartal III-2021.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×