kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Holding migas ditargetkan rampung Juni


Minggu, 15 Mei 2016 / 23:15 WIB


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pemerintah telah menargetkan pembentukan holding BUMN sektor minyak dan gas segera terealisasi pada pertengahan tahun ini. Pemerintah bahkan telah menyiapkan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) berisi ketentuan pemberian saham milik pemerintah di PT Perusahaan Gas Negara Tbk kepada PT Pertamina.

Hingga saat ini, Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto bilang, Pertamina masih fokus pada pembangunan dan pembentukan strategic holding. Salah satunya dengan meleburkan anak usaha Pertamina, Pertamina Gas (Pertagas) dengan PGN.

"Nanti kalau sudah menjadi holding migas yang bagus maka akan gampang untuk masukkan langkah-langkah strategis,"kata Dwi pada KONTAN, Minggu (15/5).

Saat ini, PGN tak cuma dimiliki pemerintah tapi juga publik. Tapi, belum ada keputusan mengenai rencana pemerintah membeli saham perusahaan berkode bursa PGAS ini dari tangan publik terkait holding BUMN migas. 

"Jika nantinya ada persepsi negatif kepada PGN sehingga pemegang saham publik melepas (saham), ya kami akan beli. Tentu dalam harga yang kami sepakati,"jelas Dwi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×