kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Pembentukan holding migas jangan ada kompetisi


Rabu, 11 Mei 2016 / 16:01 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Hendi Prio Santoso menyampaikan, pihaknya tengah membahas persiapan holding BUMN minyak dan gas (migas) dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Hendi menyampaikan bahwa saat ini saham pemerintah di PGN masih sebesar 57,3 persen. Perseroan dalam waktu dekat akan melakukan road show untuk sosialisi kepada pemegang saham publik soal isu holding BUMN migas ini.

“Mungkin dalam waktu dekat akan diadakan roadshow untuk paling tidak update kepada stakeholders,” kata Hendi ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (11/5/2016).

Hendi mengatakan, hari ini direksi PGN akan melangsungkan rapat awal dengan Kementerian BUMN. Salah satu agenda yang dibahas adalah mekanisme urutan holding, termasuk apakah saham publik harus dibeli kembali oleh pemerintah (buyback).

Hendi berharap bagaimanapun bentuknya nanti holding migas, akan memberikan hasil positif bukan hanya untuk perusahaan BUMN, melainkan juga bagi stakeholders.

“Impact dari holding ini tentunya akan menghindari duplikasi dan kompetisi internal yang tidak perlu. Dan mudah-muadahan mempercepat infrastruktur gas nasional di masa depan,” pungkas Hendi. (Penulis: Estu Suryowati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×