kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.798.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.819   62,00   0,35%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Hotel kelolaan Banten West Java catatkan rata-rata okupansi 50%


Kamis, 19 September 2019 / 18:32 WIB
ILUSTRASI. KEK Pariwisata Tanjung Lesung


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Banten West Java Tourism Development (BWJ) mencatatkan rata-rata okupansi 50% sepanjang tahun ini. Pengembang kawasan wisata Tanjung Lesung ini pun bakal menambah tempat penginapan.

Poernomo Siswoprasetijo, Direktur Utama BWJ menerangkan pihaknya akan menambah kapasitas Ladda Bay Village, hotel yang dikelola BWJ. "Bulan ini bangun 35 unit lagi," paparnya kepada kontan.co.id di Jakarta, Kamis (19/9).

Baca Juga: Pasca tsunami Selat Sunda, KEK Tanjung Lesung sudah 60% pulih

Ia bilang hal tersebut tak lepas dari tingkat okupansi yang mana tiap weekend selalu penuh. Sedangkan untuk hari biasa diisi oleh pemerintahan dan korporat untuk mengadakan acara.

Asal tahu saja, sebelumnya BWJ telah membangun sebanyak 64 unit cottage. Selain itu, BWJ juga telah mengoperasikan sebanyak 34 villa.

Sayangnya, Poernomo tak menjabarkan dana untuk pembangunan Ladda Bay Village. Hanya saja, anak usaha PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) ini menggelontorkan investasi sebesar Rp 500 miliar untuk pengembangan Tanjung Lesung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×