kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.887   62,00   0,35%
  • IDX 6.450   47,94   0,75%
  • KOMPAS100 831   1,62   0,20%
  • LQ45 631   -1,25   -0,20%
  • ISSI 227   4,63   2,08%
  • IDX30 352   -1,25   -0,35%
  • IDXHIDIV20 429   -1,46   -0,34%
  • IDX80 95   0,08   0,09%
  • IDXV30 119   0,94   0,79%
  • IDXQ30 112   -0,32   -0,28%

Hotel Pudjiadi (PNSE) di Labuan Bajo Ditutup Usai Gempa NTT, 20 Kamar Direlokasi


Selasa, 18 Agustus 2026 / 19:23 WIB
Hotel Pudjiadi (PNSE) di Labuan Bajo Ditutup Usai Gempa NTT, 20 Kamar Direlokasi
ILUSTRASI. Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) - PT Pudjiadi And Sons (Dok/Pudjiadi & Sons)


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pudjiadi And Sons Tbk (PNSE) menghentikan sementara operasional Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, setelah gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nagekeo, Flores, pada Sabtu (15/8/2026) pukul 05.58 WITA.

Sekretaris Perusahaan PT Pudjiadi And Sons Tbk Dadang Suwarsa mengatakan, penghentian operasional hotel dilakukan mulai 15 Agustus 2026 hingga waktu yang belum ditentukan. Keputusan tersebut diambil sebagai langkah mitigasi untuk memastikan keselamatan tamu dan karyawan hotel.

“Penutupan sementara dilakukan untuk memastikan keselamatan fisik para tamu serta karyawan,” kata Dadang dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu (16/8/2026).

Baca Juga: Ini Catatan GAPKI Soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berpusat di laut kawasan Nagekeo dengan kedalaman 10 kilometer. Guncangan mencapai intensitas IX MMI atau tergolong hebat.

Gempa utama tersebut juga memicu tsunami kecil setinggi sekitar 0,3 meter yang terdeteksi di pesisir Labuan Bajo. Namun, BMKG kemudian mengakhiri peringatan dini tsunami. Hingga Sabtu pukul 09.50 WIB, tercatat 48 kali gempa susulan dengan magnitudo terbesar mencapai M 5,5.

Di tengah kondisi tersebut, manajemen PNSE memastikan seluruh tamu dan karyawan hotel dalam keadaan aman. Perusahaan ini juga telah melakukan sejumlah langkah penanganan untuk mengurangi risiko pascagempa.

Sebanyak 20 kamar yang ditempati tamu terdampak telah direlokasi ke hotel terdekat yang dinilai aman dari kerusakan. Sementara itu, karyawan hotel dialihkan untuk membantu tim keamanan dalam menjaga area properti.

Manajemen juga membatasi akses ke bangunan hotel. Selain pihak berwenang, tidak ada pihak yang diperbolehkan mendekati fisik bangunan hingga kondisi dinyatakan aman.

Dari sisi kerugian, PNSE tengah berkoordinasi dengan pialang asuransi untuk menangani proses klaim atas potensi kerusakan fisik bangunan hotel akibat gempa.

Meski salah satu unit usahanya berhenti beroperasi sementara, PNSE menegaskan kejadian tersebut tidak mengganggu aktivitas bisnis perseroan secara keseluruhan. Unit-unit hotel lainnya milik perseroan tetap beroperasi secara normal.

Manajemen juga menyatakan kejadian gempa dan penutupan sementara Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores tidak memberikan dampak material yang merugikan terhadap kondisi keuangan, kelangsungan usaha, maupun posisi hukum perseroan dalam jangka panjang.

Baca Juga: Event Olahraga Jadi Ladang Promosi Brand, Nilai Sponsorship Makin Besar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×