kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.491   100,00   0,61%
  • IDX 7.844   -107,95   -1,36%
  • KOMPAS100 1.091   -15,00   -1,36%
  • LQ45 800   -11,96   -1,47%
  • ISSI 265   -3,06   -1,14%
  • IDX30 415   -6,67   -1,58%
  • IDXHIDIV20 481   -6,87   -1,41%
  • IDX80 121   -1,89   -1,54%
  • IDXV30 130   -2,25   -1,70%
  • IDXQ30 134   -2,13   -1,57%

Hydro Perdana Retailindo sudah punya 160 gerai minimarket syariah


Senin, 19 Maret 2018 / 20:19 WIB
Hydro Perdana Retailindo sudah punya 160 gerai minimarket syariah
ILUSTRASI. Pameran Waralaba atau Franchise


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Hydro Perdana Retailindo terus memacu bisnisnya, pengelola gerai Sodaqo Mart dan 212 Mart tersebut saat ini sudah memiliki banyak gerai di beberapa wilayah khususnya Jabodetabek. Tidak hanya mengusung flagship Sodaqo Mart dan 212 Mart, perusahaan juga memiliki flagship lainnya dengan model bisnis serupa.

Syahru Aryansyah, Presiden Direktur PT Hydro Perdana Retailindo mengatakan bahwa investasi pembangunan gerai baru dilakukan melalui economic sharing atau patungan masyarakat. Oleh karena itu, pertumbuhan bisnis gerai minimarket miliknya sangat pesat hingga saat ini.

“Per hari ini kami sudah punya 160-an gerai milik masyarakat,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Senin (19/3).

Dengan basis pemberdayaan umat, dirinya mengatakan bahwa sudah memiliki captive market sendiri. Dengan akad murabahah, maka pemilik modal (shahibul amal) mempercayakan modalnya untuk dikelola oleh mudharib dalam sebuah perjanjian. Mayoritas gerai miliknya sudah melakukan akad syariah, sedangkan beberapa yang masih menggunakan skema perjanjian lain akan diubah ke konsep syariah.

“Kalau ada keuntungan di luar (operasional) itu sesuai akad sekian persennya adalah untuk pemberdayaan umat,” lanjutnya.

Model bisnis ini pun menurutnya juga untuk membuka pemahaman masyarakat terkait bisnis syariah, saat ini perbankan syariah belum terlalu banyak diakses karena belum familiar di masyarakat. Dengan basis umat, minimarket ini diharapkan mampu menjadi sentral pengembangan ekonomi umat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×