kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 18.010   3,00   0,02%
  • IDX 6.124   16,08   0,26%
  • KOMPAS100 806   4,75   0,59%
  • LQ45 615   6,00   0,99%
  • ISSI 211   -0,65   -0,31%
  • IDX30 347   4,00   1,16%
  • IDXHIDIV20 434   5,65   1,32%
  • IDX80 92   0,62   0,68%
  • IDXV30 117   0,27   0,23%
  • IDXQ30 112   1,52   1,38%

ID FOOD Ekspor Perdana 102 Ton Udang Vaname ke Amerika Serikat


Jumat, 17 Juli 2026 / 09:32 WIB
ID FOOD Ekspor Perdana 102 Ton Udang Vaname ke Amerika Serikat
ILUSTRASI. ID FOOD ekspor perdana udang vaname ke Amerika Serikat sebanyak enam kontainer kapasitas sekitar 17 (DOK/ID FOOD)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Holding BUMN Pangan ID FOOD merealisasikan ekspor perdana udang vaname ke Amerika Serikat sebanyak enam kontainer kapasitas sekitar 17 ton per kontainer atau total sekitar 102 ton.  Perusahaan menargetkan pengiriman rutin sebanyak delapan kontainer per bulan. 

Direktur Utama ID FOOD Ghimoyo menyatakan ekspor perdana tersebut menunjukkan bahwa produk perikanan dalam negeri memiliki potensi besar untuk memenuhi kebutuhan pasar mancanegara.

“Ekspor perdana ini merupakan langkah strategis ID FOOD dalam mengembangkan pasar udang vaname. Melalui pengelolaan rantai pasok yang terintegrasi, kami memastikan proses pembelian, pengolahan, penjualan, hingga pengapalan berjalan sesuai standar dan kebutuhan negara tujuan,” ujar Ghimoyo, dalam siaran pers, Kamis (16/7/2026). 

Dengan kapasitas sekitar 17 ton per kontainer, total volume ekspor diproyeksikan mencapai 136 ton udang vaname setiap bulan. 

Baca Juga: Bidik Ekspatriat, Sejahtera Anugrahjaya (SRAJ) Luncurkan International Care Concierge

Hingga akhir 2026, ID FOOD menargetkan ekspor sebanyak 72 kontainer dengan nilai sekitar Rp218,5 miliar. Target ini dirancang untuk menjaga konsistensi pasokan dan memenuhi permintaan pasar global secara berkelanjutan.

ID FOOD juga terus memperkuat koordinasi dengan pemasok, mitra pengolahan, serta pembeli untuk menjaga kualitas produk dan ketepatan pengiriman.

Untuk pasar Amerika Serikat, ekspor dilakukan melalui kerja sama dengan importir RCC dan Sterling Seafood Corporation. Selain itu, pemasaran udang vaname juga dikembangkan ke Brunei Darussalam, Vietnam, dan Jepang.

“Diversifikasi negara tujuan dilakukan untuk memperluas jangkauan pasar, mengurangi ketergantungan pada satu kawasan, serta menjaga kesinambungan bisnis ekspor produk perikanan,” jelasnya.

Produk yang dipasarkan terdiri atas kategori raw atau udang mentah dan cook atau udang matang. Variasinya meliputi PTO atau Peeled Tail On, yakni udang kupas dengan ekor tetap utuh, serta PND atau Peeled and Deveined, yaitu udang yang telah dikupas, dibersihkan, dan dibuang urat punggungnya sehingga siap diolah.

Baca Juga: Bidik Pangsa Pasar Q-Commerce, Shopee Hadirkan Shopee Belanja Instant 1 Jam Tiba

Ghimoyo menambahkan, pengembangan ekspor ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan volume penjualan, tetapi juga pada pembangunan rantai pasok yang berkelanjutan. Langkah tersebut sejalan dengan fokus ID FOOD dalam memperkuat lini bisnis perdagangan dan logistik pangan.

“Keberhasilan ekspor membutuhkan kolaborasi yang kuat dari hulu hingga hilir. ID FOOD mengambil peran dalam menghubungkan sumber pasokan agar komoditas pangan dalam negeri semakin berdaya saing. Ke depan, ID FOOD akan terus memperkuat pengelolaan rantai pasok, meningkatkan kapasitas dan kontinuitas pasokan, serta menjajaki peluang pasar baru,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×