kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.527   -3,00   -0,02%
  • IDX 6.747   -111,64   -1,63%
  • KOMPAS100 898   -17,26   -1,88%
  • LQ45 661   -9,30   -1,39%
  • ISSI 244   -3,80   -1,53%
  • IDX30 373   -3,92   -1,04%
  • IDXHIDIV20 456   -5,19   -1,13%
  • IDX80 102   -1,62   -1,55%
  • IDXV30 130   -1,79   -1,36%
  • IDXQ30 119   -1,05   -0,87%

Impor gandum semakin gemuk tahun ini


Rabu, 08 Februari 2012 / 09:47 WIB
ILUSTRASI. Penurunan fungsi indra penciuman dan pencecap jadi salah satu gejala Covid-19 yang sulit hilang. REUTERS/Stringer


Reporter: Asnil Bambani Amri, Bloomberg | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Impor gandum tahun ini diperkirakan akan semakin gemuk. Franciscus Welirang, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) bilang, impor gandum bakal naik 11,5% menjadi 5,8 juta ton dari realisasi tahun 2011 lalu sebesar 5,2 juta ton.

Sementara tahun 2010 lalu, impor gandum ke Indonesia baru mencapai 4,8 juta ton. Sebelumnya, Ratna Sari Lopis, selaku Direktur Eksekutif Aptindo memnilai, kenaikan impor gandum karena naiknya kebutuhan konsumsi gandum di dalam negeri.

Ia bilang, beberapa tahun terakhir, masyarakat Indonesia banyak yang mencari substitusi nasi dengan mie atau roti yang berbahan baku gandum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×