kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Impor Tali Baja Meningkat, Industri Dalam Negeri Terbabat


Jumat, 30 April 2010 / 11:50 WIB


Reporter: Asnil Bambani Amri

JAKARTA. Produksi tali kawat baja domestik menurun akibat pasar domestik diambil alih oleh impor produk sejenis. Ujung-ujungnya, industri dalam negeri merugi.

Manager Operasional PT Wonosari Jaya Lodiwiyk Silooy menyatakan, kondisi perusahaanya saat ini mengalami penurunan produksi akibat kalah bersaiang dengan produk impor.

Menurutnya, sebelum masuknya produk impor tersebut perusahaanya sudah mampu memproduksi 12.000 ton, namun sekarang hanya tinggal 10% saja. “Sejak 2006 sampai sekarang turun terus,” jelasnya.

Lodiwijk bilang, perusahaanya pernah mempekerjakan sebanyak 1500 orang sebelum masuknya produk China. Namun sekarang, dia mengaku hanya mempekerjakan 400 orang akibat menurunnya produksi akibat pasar mereka yang tergerus. Menurutnya, kemampuan produksinya mengalami penurunan drastis sejak tahun 2006 hingga 2009.

Produk tali kawat baja yang biasanyaa digunakan dipertambangan itu merupakan produk sejenis yang kedua terkena safeguard tahun ini, Februari lalu produk sejenis dengan beda type juga ditetapkan dalam status penyelidikan safeguard oleh KPPI. “Mayoritas yang banyak masuk iotu dari China, dari Eropa hanya sedikit,” kata Ludwijk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×