kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.032   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.236   49,76   0,80%
  • KOMPAS100 817   5,56   0,69%
  • LQ45 621   2,39   0,39%
  • ISSI 215   1,38   0,65%
  • IDX30 350   1,18   0,34%
  • IDXHIDIV20 430   0,35   0,08%
  • IDX80 93   0,50   0,54%
  • IDXV30 118   0,33   0,28%
  • IDXQ30 112   0,18   0,16%

INAF optimistis tahun ini dapat cetak laba Rp 8,9 miliar


Selasa, 07 Januari 2020 / 19:25 WIB
ILUSTRASI. Kinerja Indofarma (INAF)


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Anna Suci Perwitasari

Target ini sebenarnya juga dibarengi dengan ikhtiar INAF yang melakukan sejumlah kesepakatan kerjasama dengan mitra perusahaan alat kesehatan dari China dan Korea. 

Asal tahu saja, sampai saat ini Indofarma sudah membuat kesepakatan kerjasama dengan mitra perusahaan alat kesehatan dari China sebanyak 8 perusahaan produsen medical diposable atau consumable dan durable medical instrument untuk kategori electromedical.

Sedangkan mitra kerjasama dari Korea  ada lima perusahaan durable medical equipment dan 5 perusahaan produsen consumable/disposable  produk baik secara langsung maupun melalui asosiasi Korea Medical Device Assoisiation (KMD).

Baca Juga: INAF pasang target pendapatan Rp 1,9 triliun pada 2020

Adapun Herry bilang, sampai hari ini fokus kerjasama dengan produsen alat kesehatan sebagai bagian rencana jangka panjang untuk mengembangkan produk maupun produksi alat kesehatan. 

"Selain laba yang ditargetkan Rp 8,9 miliar, Indofarma juga menargetkan pendapatan di 2020 nanti sebesar Rp 1,97 triliun," pungkas Herry. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×