kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.903   68,00   0,38%
  • IDX 6.316   -59,00   -0,93%
  • KOMPAS100 823   -10,01   -1,20%
  • LQ45 626   -7,01   -1,11%
  • ISSI 219   -2,15   -0,97%
  • IDX30 347   -3,43   -0,98%
  • IDXHIDIV20 431   -3,18   -0,73%
  • IDX80 94   -1,10   -1,16%
  • IDXV30 118   -0,70   -0,58%
  • IDXQ30 111   -1,10   -0,98%

Inalum Perkuat Praktik Industri Berkelanjutan


Kamis, 24 September 2026 / 10:34 WIB
Inalum Perkuat Praktik Industri Berkelanjutan
ILUSTRASI. Inalum Hadirkan Inovasi Data Analytics Pada Sistem Operasional (Dok/MIND ID)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum terus memperkuat operasional berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui inovasi pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari komitmen terhadap bisnis berkelanjutan.

Kepala Grup Layanan Strategis Inalum, Daniel Hutauruk, mengatakan aspek ESG diintegrasikan dalam berbagai program dan pengambilan keputusan perusahaan. “Inovasi terus didorong agar operasional semakin efisien, minim dampak, serta memberi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” kata Daniel dalam keterangannya, Kamis (24/9/2026).

Upaya keberlanjutan di lingkungan PLTA Inalum tidak hanya berfokus pada kepatuhan lingkungan, tetapi juga terintegrasi dengan kegiatan operasional melalui optimalisasi sumber daya, pengurangan emisi, pengelolaan limbah, dan perlindungan kualitas lingkungan di sekitar wilayah operasi.

Sebagai bagian dari ekosistem industri aluminium nasional, Inalum juga memperkuat praktik bisnis yang bertanggung jawab untuk mendukung industri aluminium Indonesia yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Baca Juga: Inalum Raih Rating BBB- dari S&P, Siap Genjot Ekspansi Aluminium hingga 2029

Atas komitmen tesebut, Inalum mendapat delapan penghargaan dari ajang Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026. Ajang ini digelar PT Sucofindo (Persero) untuk mengapresiasi pelaku usaha dan inovator atas berbagai inovasi di bidang lingkungan, sosial, dan keberlanjutan bisnis di Indonesia.

Delapan penghargaan ENSIA 2026 yang didapat Inalum terdiri atas empat predikat Platinum di bidang lingkungan, tiga predikat Silver untuk efisiensi energi, keanekaragaman hayati, dan inovasi sosial, serta penghargaan Pemenang Booth Inovasi. 

Pada aspek lingkungan, empat predikat Platinum yang diraih PLTA INALUM mencerminkan implementasi berbagai program dalam penurunan emisi, efisiensi penggunaan air, pengurangan beban pencemaran, serta pengelolaan limbah B3 dan sampah. 

Sementara pada aspek sosial dan ekologi, penghargaan di bidang Keanekaragaman Hayati dan Inovasi Sosial menunjukkan upaya perusahaan dalam menjaga ekosistem sekaligus menciptakan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Baca Juga: Inalum Bidik Penjualan 275.000 Ton, Lirik Peluang dari Kenaikan Harga Aluminium

Selain melalui program di lapangan, komitmen terhadap inovasi juga ditampilkan melalui Booth Inovasi ENSIA 2026 yang berhasil meraih predikat sebagai pemenang. Capaian ini memperlihatkan bagaimana inovasi lingkungan dan sosial yang dikembangkan perusahaan dapat dikomunikasikan sebagai bagian dari perjalanan transformasi keberlanjutan.

Sementara itu, Inalum baru-baru ini meraih peringkat kredit BBB- dengan outlook stabil dari S&P Global Ratings. Menurut Direktur Utama Inalum Melati Sarnita, status investment grade akan memperkuat akses pendanaan untuk ekspansi bisnis aluminium hingga 2029. 

Inalum menyiapkan pengembangan SGAR 2 berkapasitas sekitar 1 juta ton alumina per tahun dan Smelter Aluminium 2 berkapasitas 600.000 ton per tahun, yang berpotensi mendorong kapasitas aluminium primer lebih dari tiga kali lipat menjadi sekitar 875.000 ton per tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×