kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.015   13,00   0,07%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

Indika raih proyek fasilitas penyimpanan Rp 1,5 triliun dari ExxonMobil


Kamis, 12 April 2018 / 22:54 WIB
ILUSTRASI. Mohammad Arsjad Rasjid - INDIKA Energy


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan energi terintegrasi PT Indika Energy Tbk (INDY) melalui anak usahanya PT Kariangau Gapura Terminal Energi (KGTE), melaksanakan penandatanganan perjanjian layanan fasilitas penyimpanan dengan PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (ExxonMobil), Kamis (12/4).

Arsjad Rasjid, Direktur Utama dan CEO Grup Indika Energy mengatakan, berdasarkan perjanjian ini, KGTE akan membangun, memiliki, dan mengoperasikan terminal di Kalimantan Timur untuk menyimpan dan mengirimkan produk bahan bakar maupun layanan terkait lainnya secara eksklusif untuk ExxonMobil.

Adapun, kata Arsjad, untuk tahap awal pembangunan fasilitas ini akan dimulai pada semester kedua tahun 2018 dengan nilai proyek yang diperkirakan mencapai US$ 108 juta atau setara hampir Rp 1,5 triliun.

Sementara itu, kontrak layanan fasilitas penyimpanan untuk ExxonMobil ini memiliki durasi 20 tahun dengan opsi perpanjangan 10 tahun.

Arsjad mengatakan perjanjian untuk membangun dan mengoperasikan fasilitas penyimpanan dan pengiriman produk bahan bakar dengan ExxonMobil ini sangat strategis dan menunjukkan kepercayaan yang tinggi dan hubungan baik dengan mitra.

"Layanan ini juga menjadi bentuk dukungan dan kontribusi Indika Energy terhadap pengembangan logistik nasional, khususnya Indonesia bagian timur,” pungkasnya melalui siaran pers yang diterima, Kamis (12/4).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×