kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Indomaret: Operasional gerai belum normal akibat pemadaman listrik


Senin, 05 Agustus 2019 / 17:15 WIB
Indomaret: Operasional gerai belum normal akibat pemadaman listrik


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indomarco Prismatama menyampaikan operasional gerai Indomaret saat ini belum berjalan normal. Masih ada gerai yang belum buka karena masih mengalami pemadaman listrik.

Wiwiek Yusuf, Marketing Director Indomaret menyampaikan bahwa dampak pemadaman listrik dipastikan telah mengakibatkan kerugian. Namun saat ini pihaknya belum dapat mengkalkulasi nilai kerugian yang diderita.

"Kerugian pasti ada, tetapi kami belum kalkulasi. Gerai seperti Indomaret memang sangat bergantung dengan tenaga listrik," ujarnya kepada Kontan.co.id, Senin (5/8).

Baca Juga: Dirjen Ketenagalistrikan: Bukan tidak percaya, kami kirim tim ke Ungaran-Pemalang

Pihaknya menyesalkan pemadaman yang cukup lama dan dampak areanya yang luas. Indomaret sangat tergantung dengan supply daya listrik untuk pengoperasian gerai-gerainya.

Bila terjadi pemadaman yang sifatnya sementara dan lokal disediakan back up genset dengan kapasitas terbatas 5 Kva untuk meng-cover beberapa pendingin produk, POS kasir dan beberapa titik penerangan.

Baca Juga: Listrik padam, gerai Indomaret tak bisa layani pembayaran non tunai

"Kondisi ini sifatnya sementara, beberapa jam saja karena kapasitas jam kerja mesin dan ketersediaan bahan bakar. Setelah tidak dapat back up daya listrik, toko tidak dapat beroperasi lagi atau tutup. Hal ini ditujukan untuk tetap mengoptimalkan pelayanan pelanggan di saat membutuhkan barang," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×