kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.923   27,00   0,16%
  • IDX 7.164   -138,03   -1,89%
  • KOMPAS100 989   -24,52   -2,42%
  • LQ45 732   -14,72   -1,97%
  • ISSI 252   -6,20   -2,41%
  • IDX30 398   -8,38   -2,06%
  • IDXHIDIV20 499   -11,65   -2,28%
  • IDX80 112   -2,43   -2,13%
  • IDXV30 136   -1,81   -1,31%
  • IDXQ30 130   -3,03   -2,28%

Indonesia ekspor beras jenis khusus


Senin, 03 Februari 2014 / 18:48 WIB
Indonesia ekspor beras jenis khusus
ILUSTRASI. Perusahaan menara dan infrastruktur telekomunikasi PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)


Reporter: Handoyo | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Di tengah maraknya isu beredarnya beras jenis medium ke pasaran asal Vietnam, ternyata ada berita yang sedikit mengembirakan. Setiap tahun Indonesia rutin melakukan ekspor beras jenis khusus asal Tasikmalaya sebanyak 1.500 ton.

Bayu Krisnamurthi Wakil Menteri Perdagangan mengatakan, pelaku eksportir beras khusus tersebut adalah Bulog dan untuk kerjasama internasional. "Beras khusus ekspor, adalah beras organik," kata Bayu, Senin (3/2).

Catatan saja, ketentuan ekspor beras tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 12/2008. Beberapa jenis beras untuk ekspor tersebut antara lain, jenis beras berkulit (padi atau gabah) khusus untuk keperluan benih dengan pos tarif/HS 1006.10.00.00.

Selain itu jenis beras lain yang dapat diekspor adalah beras Wangi bukan Thai Hom Mali dengan pos tarif/HS 1006.30.19.00 dengan tingkat kepecahan paling tinggi 5% dan Lain-lain (pos tarif/HS 1006.30.90.00) dengan tingkat kepecahan antara 5%-25%.

Dalam Permendag tersebut dijelaskan bila kegiatan ekspor hanya dapat dilakukan oleh Perum Bulog setelah mendapat persetujuan ekspor dari menteri perdagangan dengan memperhatikan rekomendasi dari tim koordinasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×