kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Indonesia resmi memakai aplikasi ekspor online


Jumat, 01 Oktober 2010 / 18:20 WIB


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Kementerian Perdagangan akhirnya memutuskan untuk memberlakukan aplikasi ekspor INATRADE per tanggal 1 Oktober 2010. “Kami sudah koordinasi dengan Bea Cukai untuk diberlakukan hari ini,” kata Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Kementerian Perdagangan di Jakarta, Jumat (1/10).

Deddy bilang, seluruh aplikasi ekspor sudah bisa dilakukan secara online kecuali aplikasi ekspor untuk produk karet yang masih tertunda. Pasalnya, aplikasi ekspor karet secara online mesti mencantumkan jenis kualitas mutu karetnya. Sementara, bagi para pedagang yang tidak punya pabrik akan kesulitan untuk mendapatkan sertifikat standar tersebut karena tidak memiliki pabrik.

“Aplikasi ekspor karet masih bisa dilakukan secara manual,” kata Deddy. Saat ini pemerintah masih mempersiapkan aturan baru bagi eksportir karet yang rencananya akan mendapatkan sertifikat mutu kualitas karet dari direktorat Direktorat Pengawasan dan Pengendalian Mutu Barang (PPMB).

Karena kebijakan baru berlaku, maka pemerintah menurut Deddy masih memberikan kompensasi bagi eksportir yang belum siap menjalankannya. Sehingga pendaftaran ekspor masih dimungkinkan secara manual jika terjadi gangguan secara online.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×