kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 18.025   27,00   0,15%
  • IDX 6.135   -12,86   -0,21%
  • KOMPAS100 796   -2,07   -0,26%
  • LQ45 612   -0,21   -0,03%
  • ISSI 212   0,27   0,13%
  • IDX30 339   -0,01   0,00%
  • IDXHIDIV20 429   1,69   0,40%
  • IDX80 91   -0,24   -0,27%
  • IDXV30 116   0,09   0,08%
  • IDXQ30 110   0,44   0,40%

Indonesian Paradise (INPP) Perkuat Kontribusi Aset Baru & Bidik Pendapatan Tumbuh


Selasa, 29 September 2026 / 11:08 WIB
Indonesian Paradise (INPP) Perkuat Kontribusi Aset Baru & Bidik Pendapatan Tumbuh
ILUSTRASI. Indonesian Paradise Property (INPP) terus berupaya memperkuat basis portofolio melalui peluncuran aset baru (Dok/PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) )


Reporter: Vina Elvira | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) terus berupaya memperkuat basis portofolio melalui peluncuran aset baru. 

Setelah meresmikan Semarang Shopping Center pada kuartal II-2026, INPP berfokus meningkatkan kontribusinya sekaligus mengoptimalkan kinerja pusat perbelanjaan dan properti hospitality yang telah beroperasi.

Strategi tersebut didukung kemitraan jangka panjang dengan The Ascott Limited melalui perjanjian baru berjangka waktu 30 tahun untuk pengelolaan sejumlah properti hospitality dalam portofolio Paradise Indonesia.

Baca Juga: AESI: Pemangkasan Birokrasi Tender PLTS Belum Cukup untuk Capai 100 GWp

Wakil Presiden Direktur dan CFO Paradise Indonesia Surina mengatakan, pada segmen komersial, INPP mengelola destinasi seperti 23 Paskal Shopping Center, Park 23, dan Beachwalk Bali. 

“Kehadiran 23 Semarang menambah portofolio pusat perbelanjaan yang beroperasi,” ungkap Surina, dalam keterangannya, Selasa (29/9/2026).

Di sisi lain, segmen hospitality tetap menjadi bagian penting dari portofolio perusahaan, dengan aset di Bali sebagai kontributor utama pendapatan segmen ini.

Paradise Indonesia juga melakukan peningkatan dan renovasi pada sejumlah properti hospitality prioritas untuk menjaga daya tarik dan relevansinya bagi pelanggan.

“Fokus kami pada semester kedua adalah mengubah pengembangan portofolio menjadi kontribusi kinerja yang semakin nyata. 23 Semarang menambah destinasi komersial dalam jaringan kami, sementara aset yang telah beroperasi terus kami tingkatkan melalui pengelolaan tenant, pengalaman pengunjung, dan pembaruan properti hospitality,” jelasnya. 

Pada semester I-2026, pendapatan berulang menyumbang di atas 70% dari total pendapatan INPP, dengan segmen komersial sebagai kontributor utama pendapatan. 

 

Manajemen INPP menargetkan porsi pendapatan berulang pada kisaran 70%–75% hingga akhir tahun, seiring upaya memperkuat kontribusi aset yang telah beroperasi.

Selain meningkatkan kinerja aset yang telah beroperasi, INPP melanjutkan pengembangan 88 Plaza Balikpapan Fase I. Proyek kawasan komersial ini mencakup pengembangan ruko dengan progres penjualan lebih dari 60% pada semester I 2026. 

“Dengan portofolio yang terus berkembang dan pengelolaan aset yang berkesinambungan, INPP berupaya menjaga momentum kinerja hingga akhir tahun,” pungkasnya. 

Pada periode semester I-2026, INPP berhasil membukukan pendapatan di atas Rp 800 miliar, dan memproyeksikan peningkatan pendapatan pada paruh kedua tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×