CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Industri Ban Beralih ke Karet Sintetis?


Rabu, 10 Maret 2010 / 10:24 WIB


Reporter: Asnil Bambani Amri


JAKARTA. Azis Pane, Ketua Asosiasi Perusahaan Ban Indonesia (APBI) menyatakan,industri ban dan industri yang menggunakan karet alam bisa mensubtitusi ke karet sintetis.

Pengalihan itu menurut Aziz bisa saja terjadi mengingat stabilnya kurs dolar dan harga minyak bumi yang tidak terlalu tinggi. “Kita lihat harga karet alam pasti akan turun walaupun bertahap,” jelas Aziz yakin.

Harga karet alam di bursa komoditi Jepang kemarin bertengger di harga US$ 3,2 per kg, atau sudah berangsur turun dibandingkan dengan di Februari di harga US$ 3,3 per kg. Harga bulan Februari ini juga berada dibawah harga tertinggi US$ 3,4 per kg yang terjadi di bulan Januari.

Namun, Aziz tidak memungkiri akibat naiknya harga karet alam tersebut membuat industri ban di dalam negeri ikut menaikan harga produknya. Beberapa produk ban di dalam negeri menurutnya tidak bisa mengelak karena selama ini lebih banyak menggunakan karet alam. “Harga ada kenaikan 5% karena kami menyesuaikan diri,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×