kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Setoran Freeport kepada Negara Diproyeksi Turun 39,5% pada 2026, Ini Penyebabnya


Selasa, 14 Juli 2026 / 21:46 WIB
Setoran Freeport kepada Negara Diproyeksi Turun 39,5% pada 2026, Ini Penyebabnya
ILUSTRASI. PT Freeport Indonesia (PTFI) memperkirakan kontribusinya terhadap penerimaan negara pada 2026 akan mengalami penurunan signifikan (KONTAN/Andy Dwijayanto)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Freeport Indonesia (PTFI) memperkirakan kontribusinya terhadap penerimaan negara pada 2026 akan mengalami penurunan signifikan. Setoran yang berasal dari pajak, dividen, dan royalti diproyeksikan turun menjadi US$ 2,6 miliar.

Nilai tersebut menyusut 39,53% dibandingkan realisasi penerimaan negara dari PTFI pada 2025 yang mencapai US$ 4,3 miliar. Penurunan itu terjadi di tengah dampak gangguan operasional dan asumsi harga komoditas yang digunakan perusahaan dalam menyusun proyeksi.

Direktur Utama PTFI, Tony Wenas, menjelaskan bahwa perhitungan tersebut didasarkan pada asumsi harga tembaga sebesar US$ 6 per pound dan harga emas mencapai US$ 4.500 per ons.

"Kalau kita lihat di tahun 2026 penerimaan negara yang terdiri dari pajak, dividen, dan royalti itu memang menurun menjadi US$ 2,6 miliar dari tahun lalu US$ 4,3 miliar," ujarnya dalam rapat bersama Komisi XII DPR, Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Baca Juga: DEN Siapkan Tiga Skenario untuk Kejar Target Presiden Prabowo Capai PLTS 100 GW

Menurut Tony, setoran kepada negara pada tahun ini juga mencakup pembagian dividen senilai US$ 1,1 miliar yang akan disalurkan kepada pemerintah melalui MIND ID.

Meski demikian, PTFI memperkirakan penerimaan negara akan kembali meningkat pada 2027 seiring pulihnya kapasitas produksi perusahaan. Tahun depan, kontribusi Freeport kepada negara diproyeksikan mencapai US$ 4,7 miliar.

"Proyeksi di tahun 2027, sesuai dengan peningkatan produksi kita, penerimaan negara akan bisa mencapai US$ 4,7 miliar, di dalamnya ada US$ 800 juta adalah PNBP termasuk royalti. Kemudian ada pajak, termasuk pajak perseroan badan sebesar US$ 1,9 miliar, dan juga akan ada dividen sebesar US$ 1,9 miliar untuk pemerintah," terangnya.

Tony menambahkan, ketika operasional tambang telah kembali berjalan dengan kapasitas penuh, kontribusi Freeport terhadap penerimaan negara diperkirakan dapat melampaui US$ 7 miliar per tahun.

"Dan kita lihat begitu masuk sudah kapasitas produksi penuh, kita lihat bahwa penerimaan negara akan bisa melebihi US$ 7 miliar per tahun. Jadi kalau kita rupiahkan itu kira-kira sekitar Rp 120 triliun per tahun, begitu seterusnya di tahun-tahun ke depan," tandasnya.

Di sisi lain, Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya menilai penurunan proyeksi penerimaan negara pada 2026 tidak terlepas dari dampak kecelakaan tambang yang terjadi pada akhir 2025.

Baca Juga: Meski Rupiah Melemah, Prodia Pastikan Harga Layanan Tak Naik hingga Akhir 2026

"Kita tahu bahwa kejadian di tahun 2025 akhir kemarin ya, terjadi kecelakaan tambang yang menyebabkan terowongannya tertimbun lumpur," kata Bambang dalam keterangannya.

Bambang mengatakan, Komisi XII DPR memahami penjelasan yang disampaikan PTFI terkait penurunan produksi akibat insiden tersebut, termasuk upaya pemulihan yang masih berlangsung.

Menurutnya, manajemen Freeport optimistis proses pemulihan dapat berjalan sesuai rencana sehingga produksi perusahaan kembali mencapai tingkat optimal mulai 2027.

"Dan kita melihat bahwa Freeport cukup optimis bahwa pemulihan yang mereka lakukan itu akan berjalan dengan baik, sehingga kemudian akan memberikan dampak kepada produksi yang optimal. Itu mulai di tahun 2027," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×