kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Industri kayu olahan masih kekurangan bahan baku


Rabu, 20 Desember 2017 / 18:02 WIB
Industri kayu olahan masih kekurangan bahan baku


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri kayu olahan masih kekurangan bahan baku untuk produksi. Hal itu dianggap bertentangan dengan pernyataan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang ingin ekspor kayu bulat.

"Saat ini industri kayu olahan masih kekurangan bahan baku," ujar Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Kayu Gergajian dan Kayu Olahan Indonesia (ISWA), Soewarni kepada Kontan.co.id, Rabu (20/12).

Kekurangan bahan baku tersebut akhirnya memaksa industri kayu olahan mengambil bahan baku dari hutan rakyat. Namun, hasil kayu dari hutan rakyat dinilai berkualitas rendah.

Hasil hutan rakyat dinilai belum dapat memenuhi kebutuhan industri. Kebutuhan kayu industri industri olahan mencapai 12 juta kubik tiap tahunnya.

Kekurangan bahan baku tersebut membuat industri olahan mempertanyakan rencana pemerintah ekspor kayu bulat. "Bahan baku masih sulit, industri menolak ekspor kayu bulat," terang Soewarni.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×