kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45672,14   1,07   0.16%
  • EMAS916.000 -1,08%
  • RD.SAHAM 0.54%
  • RD.CAMPURAN 0.26%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.10%

Ini rencana bisnis MNC Vision (IPTV) di 2020


Minggu, 23 Februari 2020 / 18:05 WIB
Ini rencana bisnis MNC Vision (IPTV) di 2020
ILUSTRASI. CEO PT MNC Vision Network Tbk Ade Tjendra./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/12/07/2019.

Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) akan memperkuat bisnisnya di 2020. IPTV berencana untuk memonetisasi spektrum 150 MHz-nya yang berada pada 2.520-2.670 Pita GHz (LTE dan 5G), yang saat ini digunakan untuk MNC Vision.

Pasca monetisasi spektrum, Perusahaan akan memigrasikan pemanfaatan satelit MNC Vision dari S-band untuk KU-band.

DTH (direct to home) TV berbayar IPTV milik MNC Vision, telah mengubah model bisnisnya dari peminjaman peralatan untuk menjualnya langsung ke konsumen melalui dealer yang berlokasi di seluruh Indonesia.

Ade Tjendra Direktur Utama IPTV mengatakan, penyesuaian tersebut akan memberikan pendapatan yang lebih tinggi untuk IPTV, arus kas yang lebih baik, dan lebih sedikit biaya overhead bergerak maju dengan menghindari pengambilan peralatan dan perbaikan terkait biaya.

Baca Juga: MNC Vision (IPTV) proyeksikan pertumbuhan pendapatan dua kali lipat tahun ini

Unit TV Berbayar DTH lainnya milik K-Vision, menurut Ade telah terbukti menjadi katalisator untuk Perusahaan dalam menembus pasar menengah ke bawah di Indonesia.

Sampai saat ini, K-Vision telah berhasil mendapatkan 2 juta pelanggan dan sampai Januari 2020 saja, telah berhasil memperoleh 205.000 pelanggan baru.

"Perusahaan sekarang tengah fokus untuk mendorong pelanggan yang ada dan yang akan datang untuk berlangganan voucher isi ulang secara teratur untuk memungkinkan para pelanggan bisa mengakses berbagai konten yang lebih luas serta menawarkan pilihan paket bundling internet dalam kemitraan dengan layanan penyedia internet (ISP)," ujarnya kepada kontan.co.id, Rabu (19/2).

IPTV juga telah meluncurkan Kotak TV OTT Android yang disebut Playbox pada bulan Februari 2020. Perangkat ini memungkinkan pengguna untuk mengakses saluran berbayar MVN, perpustakaan konten, VOD, dan berbagai macam aplikasi yang dapat diunduh Melalui Playbox, MVN sekarang dapat menembus yang belum dimanfaatkan pengguna internet broadband MVN di Indonesia, dengan target lebih dari 6 juta rumah yang berpotensi menjadi pelanggan.

MNC Play (broadband dan IPTV), anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Perusahaan, memiliki 290.500 pelanggan pada 2019, meningkat 10% dari tahun 2018 sebanyak 265.000 pelanggan.

Ade percaya bahwa salah satu pendorong pertumbuhan bagi perusahaan nya terletak pada operasional efisiensi dan pengembangan bisnis broadband dan IPTV-nya.

Bergerak maju, MNC Play akan meminimalkan aktivitas peluncuran jaringan internal, mendorong penetrasi home pass melalui kemitraan dengan ICON + & penyedia jaringan netral lainnya, dan mendorong inisiatif peningkatan untuk meningkatkan ARPU-nya.

Menurut Ade, proposisi konten IPTV melalui Saluran MNC juga merupakan komponen yang menguntungkan untuk perusahaan, yang memungkinkan semua anak perusahaannya untuk berkinerja baik.

IPTV memiliki basis pelanggan TV-berbayar/IPTV terbesar di Indonesia, dengan jumlah keseluruhan lebih banyak dari 4,7 juta pelanggan pada 2019 dan platform OTT MVN, Vision+, yang sejauh ini telah memperkuat posisinya sebagai platform OTT terbesar di wilayah ini dengan lebih dari 27 juta pengguna aktif setiap bulan (MAU).

"Seperti yang sebelumnya diumumkan pada bulan Desember 2019 sehubungan dengan rencana Perusahaan untuk mengakuisisi PT Link Net Tbk. MVN saat ini sedang menjalani proses uji tuntas, yang diharapkan akan selesai pada bulan Februari 2020 dan penutupan transaksi dianggap selesai pada April 2020," katanya.

Baca Juga: MNC Vision Networks (IPTV) segera selesaikan due diligence akuisisi Link Net (LINK)

Pada bulan Februari 2020 juga, MVN telah mendapatkan perjanjian eksklusif dengan Liga Indonesia Baru (LIB) menyiarkan Liga 1 dan Liga 2 (Liga Sepak Bola Indonesia 1 dan 2) dengan total 306 dan 62 pertandingan masing-masing di platform Perusahaan, yaitu MNC Vision, K-Vision, MNC Play (non-eksklusif), dan Vision + serta hak untuk mendistribusikan siaran lisensi untuk LCO, yang diperoleh Perusahaan secara agresif di seluruh negara.

Itu adalah pertandingan kompetisi pertama yang akan dimulai pada 29 Februari 2020. Seperti Indonesia Soccer Leagues, MVN juga akan menyiarkan berbagai kompetisi sepakbola top, seperti sebagai Euro 2020, La Liga (Spanyol), dan Serie A (Italia).

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×