kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

INSA: Kenaikan harga BBM tak berefek signifikan


Kamis, 05 Januari 2017 / 21:33 WIB


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bisa jadi memberi efek domino, termasuk pada industri pelayaran. Meski demikian, Asosiasi Pengusaha Pelayaran Nasional (INSA) memperkirakan, besaran kenaikan harga BBM non subsidi per Kamis (5/1) sebesar Rp 300 per liter masih terbilang dapat dikendalikan.

Ketua Umum INSA Carmelita Hartoto mengatakan, sejak pemerintah menetapkan harga BBM non subsidi mengikuti harga pasar, maka sebagai konsekuensinya, setiap saat harga BBM non subsidi akan terkoreksi naik atau turun. "Besarannya sesuai dengan kondisi pasar harga minyak bumi," tuturnya, Kamis (5/1).

Namun, kata Carmelita, industri pelayaran telah terbiasa dengan kondisi tersebut. Sehingga, menurutnya, kenaikan harga yang terjadi tidak memberikan pengaruh yang siginifkan terhadap industri.

"Kenaikan sebesar Rp 300 atau rata-rata 4,5% ini tidak terlalu berpengaruh secara signifikan pada logistik transportasi laut," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×