kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.835   -41,00   -0,23%
  • IDX 6.375   97,87   1,56%
  • KOMPAS100 833   11,37   1,38%
  • LQ45 633   7,57   1,21%
  • ISSI 221   4,34   2,00%
  • IDX30 351   3,57   1,03%
  • IDXHIDIV20 434   1,47   0,34%
  • IDX80 95   1,26   1,34%
  • IDXV30 119   0,20   0,17%
  • IDXQ30 112   0,55   0,49%

Investasi manufaktur masih moncer


Sabtu, 06 Juni 2020 / 04:30 WIB


Reporter: Agung Hidayat, Arfyana Citra Rahayu | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

Tantangan industri manufaktur Indonesia berkutat pada daya saing, animo investor asing terhadap negara berkembang dan permintaan produk tahun ini. "Ini terjadi bukan hanya karena keterlambatan respon perubahan iklim investasi nasional, tapi juga karena efek pandemi yang mengecilkan minat investor ke dalam negeri," kata Shinta Kamdani, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Hubungan Internasional.

Makanya, kalaupun ada investasi masuk di kuartal II hingga kuartal IV 2020 nanti, Kadin mengestimasi realisasinya akan banyak tertunda karena Covid-19. Mayoritas investasi bakal berupa investasi padat modal dan bukan investasi padat karya seperti harapan pemerintah.

Adapun penyebab investasi padat karya seret lantaran biaya tenaga kerja semakin mahal. Belum lagi, kemampuan tenaga kerja yang rendah serta perubahan akselerasi teknologi karena otomatisasi industri 4.0 pasca pandemi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×