kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Investasi manufaktur masih moncer


Sabtu, 06 Juni 2020 / 04:30 WIB
Investasi manufaktur masih moncer


Reporter: Agung Hidayat, Arfyana Citra Rahayu | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

Tantangan industri manufaktur Indonesia berkutat pada daya saing, animo investor asing terhadap negara berkembang dan permintaan produk tahun ini. "Ini terjadi bukan hanya karena keterlambatan respon perubahan iklim investasi nasional, tapi juga karena efek pandemi yang mengecilkan minat investor ke dalam negeri," kata Shinta Kamdani, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Hubungan Internasional.

Makanya, kalaupun ada investasi masuk di kuartal II hingga kuartal IV 2020 nanti, Kadin mengestimasi realisasinya akan banyak tertunda karena Covid-19. Mayoritas investasi bakal berupa investasi padat modal dan bukan investasi padat karya seperti harapan pemerintah.

Adapun penyebab investasi padat karya seret lantaran biaya tenaga kerja semakin mahal. Belum lagi, kemampuan tenaga kerja yang rendah serta perubahan akselerasi teknologi karena otomatisasi industri 4.0 pasca pandemi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×