kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.564   1,00   0,01%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Investasi Sektor Ketenagalistrikan Turun Tahun Lalu


Selasa, 31 Januari 2023 / 19:55 WIB
Investasi Sektor Ketenagalistrikan Turun Tahun Lalu
ILUSTRASI. Investasi sektor ketenagalistrikan menurun sepanjang tahun 2022 sebagai imbas lanjutan pandemi covid-19.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Investasi sektor ketenagalistrikan menurun sepanjang tahun 2022 sebagai imbas lanjutan pandemi covid-19.

Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Dadan Kusdiana menyebutkan, realisasi investasi ketenagalistrikan pada tahun 2022 sebesar US$ 5,75 miliar.

"Lebih kecil dari tahun sebelumnya sebesar US$ 6,71 miliar. Penurunan permintaan akibat covid sehingga beberapa proyek pembangkit mengalami penjadwalan ulang," kata Dadan dalam konferensi pers, Selasa (31/1).

Baca Juga: Oversupply Listrik 40%, Pemerintah dan PLN Dorong Renegosiasi Kontrak Pembangkit

Meski turun, namun realisasi investasi ketenagalistrikan di 2022 tersebut lebih tinggi dari target yang ditetapkan sebesar US$ 5 miliar.

Pandemi covid-19 turut memberi dampak pada sejumlah kegiatan hingga berimbas pada realisasi investasi ketenagalistrikan sepanjang tahun lalu.

Sejumlah tantangan yang terjadi antara lain, pembatasan tenaga kerja asing, peralatan dan komponen material yang terhambat, persoalan finansial kontraktor, permasalahan perizinan dan pembebasan lahan hingga pembatasan kemampuan investasi PLN.

Sementara itu, megaproyek pembangkit 35 GW kini telah mencapai 47%. Jumlah inisetara 16,59 GW kapasitas pembangkit yang telah beroperasi.

Dadan mengungkapkan, ada tambahan sekitar 5,33 GW pembangkit sepanjang tahun 2022. Sebelumnya, pada akhir tahun 2021 lalu realisasi proyek 35 GW baru mencapai 11,25 GW.

Total kapasitas 16,59 GW pembangkit ini bersumber dari 415 unit pembangkit. Sementara itu, 123 unit pembangkit atau setara 12,83 GW masih dalam tahapan konstruksi.

Baca Juga: Pemerintah Dukung Pembentukan Induk Perusahaan dan Transisi Energi di PLN

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×