kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Investigasi lemak alkohol, pengaruhi ekspor CPO


Minggu, 06 Juli 2014 / 20:40 WIB
ILUSTRASI. Film original Netflix 10 Days of a Good Man bakal tayang pekan ini di tanah air.


Reporter: Handoyo | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Investigasi untuk penerapkan safeguard fatty alcohol (lemak alkohol) di India yang saat ini sedang dilakukan akan memberikan pengaruh terhadap kinerja ekspor produk turunan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) asal Indonesia.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemdag) Bachrul Chairi mengatakan, potensi penuruan dari ekspor fatty alcohol ke negeri Bollywood tersebut dapat mencapai 30%-40% dibandingkan biasanya sebesar US$ 120 juta.

Pemerintah sendiri terus melakukan koordinasi dengan pihak India dalam rencana pengenan saefguard ini. "Terakhir posisinya mereka masih melakukan review kembali setelah ada pendekatan dari beberapa dubes. Khususnya dubes kita datang sendiri ke otoritas di sana untuk menjelaskan kelemahan-kelemahan mereka," kata Bachrul, akhir pekan lalu.

Langkah yang dilakukan oleh pihak India untuk menerapkan safeguard terhadap produk fatty alcohol tersebut dirasa kurang pas. Pasalnya waktu yang digunakan oleh India untuk mengenakan safeguard tersebut hanya emapat bulan saja. Padahal untuk menghitung adanya kerugian akibat lonjakan impor tersebut setidaknya tiga tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×