kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Investor China tertarik investasi di sektor perikanan


Senin, 18 Oktober 2010 / 17:07 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi kesehatan bahagia tertawa - mulut dan gigi


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Sejumlah calon investor dari Zhoushan China, tertarik menanamkan investasi di sektor perikanan, di tiga kabupaten di Indonesia. Sektor yang dilirik tersebut adalah penangkapan ikan, budidaya, pengolahan dan juga pengalengan ikan.

“Tiga kabupaten yang sudah dilirik itu adalah Timika, Banyuwangi dan Sorong,” jelas Sesditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (P2HP KemKP) Victor PH Nikijuluw kepada KONTAN, di Jakarta, Senin (18/10).

Victor menyebutkan, untuk wilayah Timika, investor China tersebut tertarik untuk mengembangkan industri perikanan terpadu yang disebut sebagai megaminapolitan. Pasalnya, lokasi yang tersedia dan juga kemauan pemerintah daerah dimungkinkan untuk membangunnya. “Megaminapolitan tersebut karena pertimbangan potensi
kelautannya yang besar,” jelas Victor.

Sementara itu untuk kabupaten Sorong, investor dari Zhoushan melirik untuk investasi penangkapan tuna dan cakalang karena potensi laut Sorong yang besar. Sedangkan di Kabupaten Banyuwangi, calon investor melirik untuk membuat pengolahan ikan kaleng seperti ikan sarden. “Mereka (calon investor) sudah keliling dan sudah melakukan penjajakan dengan pemerintah kabupaten yang bersangkutan,” jelas Victor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×