kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Izin belum keluar, Suzuki tahan produksi Wagon R


Jumat, 01 November 2013 / 11:56 WIB
ILUSTRASI. Lemon.


Reporter: Emma Ratna Fury | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Suzuki Indomobil Sales hingga saat ini masih menunggu dikeluarkannya sertifikasi dari Kementerian Perindustrian untuk bisa memproduksi mobil low cost green car (LCGC) Suzuki Wagon R.

"Kami masih menunggu sertifikasi dari pemerintah untuk produk Suzuki Wagon R," kata Davy Tuilan Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales saat dihubungi oleh KONTAN, Jum'at (1/11).

Menurut Davy, berbagai dokumen yang dipersyaratkan oleh pemerintah telah dilengkapi oleh Suzuki. Namun sejauh ini, pemerintah belum memberikan perkembangan proses verifikasi untuk Suzuki Wagon R.

Untuk itu ia cuma berharap agar pemerintah bisa secepatnya menyelesaikan proses verifikasi tersebut. Sehingga Suzuki dapat memulai produksi Suzuki Wagon R secara massal. "Setelah sertifikasi tersebut keluar, secepatnya kami mulai produksi," katanya.

Seperti diketahui bahwa, produsen LCGC yang lain, seperti Toyota Agya dan Daihatsu Ayla bahkan sudah memproduksi produknya. Bahkan kini produknya sudah banyak beredar di jalanan ibukota. Begitupun dengan Honda Brio satya yang telah mendapatkan sertifikasi, dan sudah memulai produksinya.

Tentu saja, Suzuki tidak mau tertinggal lebih jauh lagi dari para kompetitornya itu dalam memasarkan LCGC. Suzuki mulai memperkenalkan Wagon R pada pada ajang Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) September 2013 lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×