kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Jalan tol Probolinggo-Banyuwangi masih terkendala, ini penjelasan Jasa Marga


Rabu, 19 Mei 2021 / 16:44 WIB
Jalan tol Probolinggo-Banyuwangi masih terkendala, ini penjelasan Jasa Marga


Reporter: Venny Suryanto | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Proyek jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) yang dikerjakan oleh PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi, anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan.

Direktur Utama JSMR Subakti Syukur mengatakan perkembangan atau progress pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 172 km terbagi menjadi 3 seksi yaitu Seksi 1 Probolinggo-Besuki (29,6 km), Seksi 2 Besuki-Bajulmati (110,9 km), dan Seksi 3 Bajulmati-Ketapang (31 km).

Ia mengatakan, sampai saat ini proyek Tol Probolinggo-Banyuwangi dalam proses menyelesaikan Design Enginering Detail (DED) untuk keseluruhan ruas. “sampai saat ini DED Seksi 1 selesai 100% serta Seksi 2 dan seksi 3 sekitar 80%,” ujar Subakti kepada Kontan.co.id, Rabu (20/5). 

Baca Juga: Pefindo tetapkan peringkat Jasa Marga (JSMR) idAA-

Sementara itu, realisasi progres pembebasan tanah sampai saat ini untuk Seksi 1 mencapai sebesar 24,38%, Seksi 2 sebesar 2,73%, dan Seksi 3 masih 0%. Sehingga secara keseluruhan baru sekitar 5,9%. 

Hal tersebut lantaran adanya kendala utama yang dihadapi yakni adanya pembebasan lahan oleh Pemerintah yang menjadi penghambat konstruksi Tol Banyuwangi. “Ini yang masih terus diupayakan untuk dapat memenuhi target,” tambahnya. 

Untuk itu, Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB)  terus melakukan koordinasi dengan para stakeholder terkait agar dapat memenuhi kebutuhan pengadaan tanah yang diupayakan bisa bebas minimal 80% per seksi untuk dilanjutkan dengan tahap konstruksi.

Subakti juga mengatakan, PT JPB terus berkomitmen untuk dapat melaksanakan konstruksi pada proyek Tol Probolinggo-Banyuwangi. “namun hal ini sangat tergantung dengan kecepatan pembebasan lahan oleh Pemerintah. Pelaksanaan konstruksi dapat dilaksanakan setelah lahan dibebaskan sesuai dengan ketentuan,” tandasnya. 

Sebagai informasi, total biaya investasi proyek konstruksi tol Probolinggo-Banyuwangi sesuai Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) sepanjang 171,56 kilometer itu di kisaran Rp 23 triliun. 

Selanjutnya: Harapan Jokowi, Tol Pekanbaru–Bangkinang bisa dongkrak daya saing produk lokal

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×