Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jannah Firdaus Tour dan Travel terus memperkuat ekosistem layanan Umrah dan Haji terintegrasi dari Indonesia hingga Arab Saudi. Layanan tersebut mencakup pendaftaran dan transaksi, persiapan keberangkatan, visa, akomodasi, transportasi, handling, hingga pendampingan jamaah di Tanah Suci.
Untuk menopang layanan, perusahaan memiliki infrastruktur di Arab Saudi, termasuk muassasah, provider visa, serta jaringan akomodasi dan hotel di Makkah dan Madinah. Operasional juga didukung cabang dan tim handling di Makkah, Madinah, dan Jeddah, serta Tour Leader dan Muthowwif yang kompeten dan bersertifikat.
Di sisi digital, Jannah Firdaus mengembangkan sistem pendaftaran dan transaksi online terintegrasi untuk memudahkan jamaah mengakses informasi, melakukan pendaftaran, dan memenuhi kebutuhan administrasi perjalanan.
Direktur Jannah Firdaus, Rahmat Syam, mengatakan perusahaan juga telah memiliki hotel sendiri di Makkah. Kepemilikan tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat kemandirian sekaligus menjaga kualitas akomodasi dan meningkatkan pelayanan kepada jamaah.
“Dengan memiliki infrastruktur sendiri, kami berharap kualitas akomodasi dapat semakin terjaga dan pelayanan kepada jamaah menjadi semakin maksimal,” ujar Rahmat dalam keterangannya, Sabtu (5/9/2026).
Baca Juga: Tekan Biaya Operasional, Pelaku Industri Travel Menggenjot Otomatisasi
Dalam jangka panjang, Jannah Firdaus menargetkan memiliki pesawat sendiri untuk meningkatkan efisiensi perjalanan, memperkuat pelayanan, dan menghadirkan paket Umrah yang lebih terjangkau.
Wael menegaskan penghargaan bukan tujuan utama perusahaan. Menurutnya, kepercayaan jamaah harus dijaga melalui pelayanan yang konsisten, profesional, dan transparan. Karena itu, Jannah Firdaus terus mengevaluasi dan meningkatkan kualitas layanan serta terbuka terhadap masukan jamaah, mitra, dan media.
Jannah Firdaus menilai prospek industri Umrah dan Haji di Indonesia masih besar seiring tingginya minat masyarakat beribadah ke Tanah Suci. Namun, jamaah kini semakin selektif. Selain harga, mereka mempertimbangkan legalitas, rekam jejak, kepastian keberangkatan, kualitas akomodasi, pelayanan di Arab Saudi, pendampingan ibadah, dan kemudahan teknologi.
Baca Juga: Pelaku Travel Diversifikasi Destinasi, Asia Tengah Jadi Incaran Pasar Wisata Halal
Menurut Wael, masa depan industri ini bergantung pada kemampuan perusahaan membangun kepercayaan serta memperkuat infrastruktur, teknologi, dan ekosistem pelayanan. Jannah Firdaus pun berkomitmen memperkuat operasional dan layanan dari Indonesia hingga Arab Saudi serta menghadirkan inovasi dan paket yang kompetitif.
Perusahaan berharap upaya tersebut dapat memberikan akses kepada lebih banyak masyarakat untuk beribadah ke Tanah Suci dengan perjalanan yang mudah, nyaman, aman, dan terjangkau. Keberhasilan, menurut Jannah Firdaus, bukan hanya soal pertumbuhan bisnis, tetapi juga semakin banyaknya jamaah yang dapat mewujudkan impian beribadah di Tanah Suci.
Atas inovasinya dalam menghadirkan layanan Umrah dan Haji yang profesional dan terintegrasi, Jannah Firdaus meraih penghargaan “PPIU of The Year” kategori Kinerja Operasional dalam Anugerah Perjalanan Suci Indonesia 2026. Penghargaan ini menjadi apresiasi atas komitmen
CEO Jannah Firdaus, Mr. Wael Ahmed, menyebut penghargaan tersebut sebagai bentuk kepercayaan jamaah sekaligus motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan agar perjalanan Umrah dan Haji semakin mudah, aman, nyaman, dan terjangkau.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














