kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Japfa targetkan produksi 3,1 juta ton pakan ternak


Kamis, 05 Juni 2014 / 16:39 WIB
ILUSTRASI. Cara meningkatkan kualitas kamera Instagram di Android.


Reporter: Mona Tobing | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. PT Japfa Comfeed Indonesia (Japfa) menargetkan produksi pakan ternak mencapai 3,1 juta ton naik dari 2,6 juta ton dari tahun 2013.

Bambang Budi Hendarto, Direktur Japfa menjelaskan, produksi pakan ternak bisa meningkat seiring dengan bahan baku, yakni jagung lokal tersedia. Sehingga harga jagung tidak tinggi. Bayang-bayang el nino juga dinilai belum terlalu mengkhawatirkan.

"Saat ini jagung yang kami dapatkan dari lokal. Kalaupun terpaksa impor tidak akan mencapai 30% itu asumsi jika el nino terjadi, " ujar Bambang pada awal pekan ini.

Karenanya, produksi pakan ternak Japfa diyakini mampu mencapai 3,1 juta ton naik dari 2,6 juta ton. Meski produksi diperkirakan akan naik, namun perseroan mewaspadai kondisi pelemahan mata uang Rupiah. Bambang menjelaskan, jika ketersedian jagung lokal menipis, perusahan terpaksa akan melakukan impor jagung dari Argentina, India dan Pakistan.

Saat ini, Japfa memiliki 16 pabrik pakan ternak yang berada diantaranya: Cirebon, Sidoardjo, Lampung, Tanggerang, Makasar, Padang dan cikande. Total kapasitas produksi pakan ternak mencapai 3,6 juta ton per tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×