kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Jaring konsumen muda, brand laptop Avita kuat di penjualan online


Jumat, 17 Mei 2019 / 16:48 WIB


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Brand laptop, Avita, kini menjajal diri di pasar IT tanah air. Merek dagang yang sepenuhnya dikendalikan Nexstgo Company Limited asal Hong Kong ini melihat ada ceruk yang masih potensial digarap perusahaan laptop.

Elia Sera, Country Manager Indonesia Nexstgo mengatakan bahwa pendekatan Avita tidak hanya sebagai IT Product melainkan sebagai lifestyle product. "Untuk itu kami sasar pengguna muda yang tahapannya tidak butuh lagi akan produk IT, namun ingin atau kepengen punya produk yang menunjang lifestyle," ujarnya ditemui saat peluncuran produk baru Avita, Kamis (17/5).

Untuk itu brand ini berani bermain di varian warna dan skin laptop, disamping juga menguatkan spesifikasi internal laptop tersebut. Meski menyasar lifestyle anak muda, Avita cenderung memperlebar segmen harga produknya, tak heran laptop ini juga masuk ke entry price dengan harga mulai Rp 4 jutaan.

Elia mengakui, bahwa 80% permintaan laptop di Indonesia masih didominasi oleh produk entry price tersebut. Bicara soal kompetisi, perusahaan mengaku persaingan semakin ketat.

"Namun kami tidak terlalu peduli kompetitor mau buat apa. Sebab brand ini tengah merintis juga ke produk Internet of Things (IoT), jadi kami tidak ingin hanya berjualan laptop saja," ungkap Elia.

Rencananya Avita akan memasuki segmen produk IoT di kategori smarhome dan smarhealth. Beberapa produk IoT memang berencana dipasarkan Avita di Indonesia, salah duanya yang telah masuk ialah cermin dan timbangan berbasis android.

Avita saat ini menyasar urban market, dimana pada November tahun lalu awal peluncuran produknya hampir 100% penjualan ludes di e-commerce. Elia mengaku akan terus bekerjasama dengan pihak e-commerce, namun juga menguatkan jaringan distribusi di banyak kota.

Ia mengaku bahwa saat ini porsi penjualan antara offline dan online sudah berimbang porsinya. Apalagi Avita telah menyiapkan jaringan service terlebih dahulu, saat ini perusahaan memiliki 15 cabang dan 46 Authorized Service Partner di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×