kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Jasa Marga (JSMR) angkat bicara atas kasus PHK karyawan JalanTol LingkarLuar Jakarta


Kamis, 09 Januari 2020 / 00:13 WIB
Jasa Marga (JSMR) angkat bicara atas kasus PHK karyawan JalanTol LingkarLuar Jakarta
ILUSTRASI. Petugas memasang kamera CCTV di Tol Trans Jawa ruas Semarang-Batang, Jawa Tengah, Minggu (12/5/19). Pemasangan kamera CCTV tersebut untuk memantau kepadatan lalu lintas di area tersebut. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/ama.

Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menanggapi informasi yang beredar berdasarkan siaran pers dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) tanggal 7 Januari 2020, Corporate Secretary PT Jasa Marga (Persero) Tbk M Agus Setiawan menyayangkan kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Karyawan PT Jalantol Lingkarluar Jakarta (JLJ) disangkut pautkan dengan ketidakhadiran Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani sebagai saksi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.

“Undangan Ibu Desi Arryani sebagai saksi bukan dalam kapasitasnya sebagai Direktur Utama Jasa Marga dan tidak terkait dengan kegiatan Jasa Marga. Undangan Ibu Desi Arryani sebagai saksi adalah dalam kapasitasnya sebagai mantan pegawai Waskita Karya, terkait dengan kegiatan Waskita Karya,” jelas Agus dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/1).

Agus juga menegaskan, Jasa Marga sebagai good corporate citizen selalu kooperatif membantu KPK dalam melaksanakan tugasnya.

Baca Juga: Sempat gratis, Jasa Marga kembali terapkan tarif untuk jalan tol dalam kota

Di samping itu, Agus juga menegaskan komitmen Komisaris, Direksi, jajaran manajemen hingga seluruh karyawan Jasa Marga serta seluruh kelompok usahanya mendukung upaya rekstrukturisasi serta peningkatan Good Corporate Governance (GCG) di BUMN yang dilakukan oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

“Kami mendukung penuh rangkaian upaya strategis Kementerian BUMN dalam rangka meningkatkan daya saing BUMN baik di skala regional maupun di skala global. Jasa Marga mendukung upaya transformasi BUMN ini salah satunya dengan memastikan selama 3 tahun terakhir Jasa Marga dan kelompok usahanya telah melakukan transformasi besar-besaran sehingga hingga akhir tahun 2019 Jasa Marga berhasil mengoperasikan hingga 1.162 Km jalan tol, naik hampir dua kali lipat dari panjang jalan tol di akhir tahun 2016,” jelas Agus.

Sebagai salah satu anggota kelompok usaha Jasa Marga, PT JLJ telah menyelesaikan dengan baik terkait dengan PHK Mirah Sumirat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga: Kenaikan Tarif Jalan Tol Menopang Kinerja Jasa Marga (JSMR) premium

Agus mengatakan bahwa PHK terhadap Mirah Sumirat telah melalui semua tahapan-tahapan yang diatur dalam perundangan.

“Jika ada ketidakpuasan terhadap hal ini, negara ini adalah negara hukum maka kami sarankan untuk menempuh jalur hukum dan tidak menggunakan hal lain seperti pengerahan massa dan sejenisnya,” tambah Agus.





Close [X]
×