kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.868.000   -20.000   -0,69%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Jayamas Medica Industri (OMED) Bidik Kenaikan Ekspor ke AS hingga 50% pada 2026


Jumat, 17 April 2026 / 16:16 WIB
Jayamas Medica Industri (OMED) Bidik Kenaikan Ekspor ke AS hingga 50% pada 2026
ILUSTRASI. Pabrik alat kesehatan PT Jayamas Medica Industri (DOK/OMED)


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten alat kesehatan, PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) membidik peningkatan kinerja ekspor pada tahun 2026 seiring dengan terbukanya peluang pasar global di tengah dinamika rantai pasok (supply chain).

Direktur Operasional OMED, Leonard Hartanto mengungkapkan, perusahaan menargetkan pertumbuhan ekspor ke Amerika Serikat (AS) dapat mencapai 25% hingga 50% pada tahun ini.

“Kalau yang ke Amerika sendiri itu jadi tahun 2024 ke 2025 itu naiknya kalau enggak salah dua kali lipat. Nah harapannya sih tahun ini kita bisa naik lagi mungkin 25% sampai 50% yang dari US,” ujarnya dalam FY2025 Results Call and Q&A OMED secara daring, Jumat (17/4/2026).

Selain pasar AS, OMED juga mulai melakukan penetrasi ke pasar baru, salah satunya Filipina. Saat ini, ekspor ke Filipina masih terbatas pada satu jenis produk dengan nilai sekitar US$ 200.000.

Baca Juga: Jayamas Medica (OMED) Bidik Pendapatan Rp 2,4 Triliun di 2026, Margin Naik Jadi 18%

Ke depan, perusahaan berencana menambah variasi produk yang dipasarkan di negara tersebut guna meningkatkan kontribusi ekspor. Secara keseluruhan, OMED menargetkan nilai ekspor pada tahun 2026 berada di kisaran US$ 1 juta hingga US$ 1,5 juta.

Leonard menjelaskan, peluang ekspor OMED turut didorong oleh perubahan strategi global, terutama dari perusahaan dan rumah sakit di luar negeri yang mulai mendiversifikasi sumber pasokan untuk mengantisipasi gangguan rantai pasok.

Menurutnya, sejumlah pembeli di AS kini tidak lagi bergantung pada satu negara pemasok, khususnya China, dan mulai mencari alternatif sumber produk dari negara lain, termasuk Indonesia.

“Nah ini yang mereka aslinya paling khawatirkan kenapa dan rumah sakit di sana pun ada yang minta sesuatu barang yang di luar China katanya. Jadi mereka misalnya nih barang A, saya mau barang ini kamu jual ke saya tapi saya mau di luar China, alasannya apa ya itu mereka takut supply chain mereka terganggu,” jelasnya.

Baca Juga: OMED Cetak Laba Rp368 Miliar di 2025, Bidik Pertumbuhan Dua Digit Tahun Ini

Meski demikian, OMED mengakui terdapat sejumlah tantangan dalam memperluas pasar ekspor, terutama terkait proses validasi produk yang ketat di negara tujuan seperti AS. Proses ini dapat memakan waktu cukup panjang sebelum produk dapat dipasarkan secara luas.

Selain itu, margin ekspor juga relatif lebih rendah dibandingkan penjualan domestik karena skema bisnis yang bersifat business-to-business (B2B) dengan volume besar.

Namun demikian, perusahaan menilai pasar ekspor tetap menarik karena potensi volume yang tinggi dan hubungan bisnis jangka panjang yang lebih stabil setelah produk lolos proses validasi.

Sebagai tambahan informasi, OMED menargetkan pertumbuhan kinerja yang lebih agresif pada 2026. OMED membidik pendapatan (top line) mencapai sekitar Rp 2,4 triliun atau tumbuh sekitar 16% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.

Direktur Keuangan OMED, Eka Suwignyoo mengungkapkan, selain mendorong penjualan, perusahaan juga menargetkan peningkatan profitabilitas. Untuk laba bersih (bottom line), OMED membidik margin di kisaran 18% pada 2026, naik dari estimasi sekitar 17% pada tahun berjalan.

Adapun, OMED juga menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 110 miliar hingga Rp 120 miliar pada tahun ini untuk mendukung ekspansi bisnis.

Baca Juga: Jayamas Medica Industri (OMED) Percaya Diri Kejar Pertumbuhan di 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×