kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.135   21,00   0,12%
  • IDX 7.493   34,24   0,46%
  • KOMPAS100 1.036   6,95   0,67%
  • LQ45 746   -0,65   -0,09%
  • ISSI 271   2,08   0,77%
  • IDX30 400   -0,73   -0,18%
  • IDXHIDIV20 486   -4,36   -0,89%
  • IDX80 116   0,49   0,43%
  • IDXV30 135   -0,15   -0,11%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

Jelang Tahun Ajaran Baru, Industri Mainan Edukatif Mulai Kebanjiran Order


Senin, 17 Mei 2010 / 12:28 WIB


Reporter: Herlina KD |

JAKARTA. Tahun ajaran baru menjadi berkah tersendiri bagi industri mainan anak-anak, khususnya untuk industri mainan edukatif. Pasalnya, setiap tahun ajaran baru produsen mainan anak-anak akan kebanjiran order pembuatan mainan anak-anak untuk kebutuhan Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Menurut Ketua Umum Asosiasi Penggiat Mainan Edukatif dan Tradisional Indonesia (Apmeti) Dhanang Sasongko, setiap menjelang tahun ajaran baru produsen mainan anak-anak, khususnya mainan edukatif, mulai kebanjiran order.

"Order untuk pengadaan Alart permainan Edukatif (APE) setiap ajaran baru memang meningkat," kata Dhanang, Minggu (16/5).

Hingga pertengahan Mei ini, menurut catatan Apmeti order untuk membuat mainan anak-anak untuk kebutuhan PAUD dan TK sudah mencapai Rp 300 juta.

Dhanang mengungkapkan, setiap tahun ajaran baru, setiap PAUD atau TK biasanya akan melakukan order mainan anak-anak dengan nilai sekitar Rp 5 juta - Rp 7 juta per sekolah. Sehingga potensi order untuk mainan anak-anak di setiap tahun ajaran baru memang cukup besar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×