kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.785.000   -13.000   -0,46%
  • USD/IDR 17.823   4,00   0,02%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Jepang minati pembiayaan MRT fase III


Kamis, 28 Juni 2018 / 17:20 WIB
ILUSTRASI. Gerbong kereta MRT Jakarta di Depo Lebak Bulus


Reporter: Abdul Basith | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta tengah menanti pencarian dana pinjaman fase II dari Jepang. Tapi, Negeri Matahari Bambu ini sudah menyatakan ketertarikan untuk membiayai fase III.

"Dari Jepang sudah menyatakan kesediaan. Tapi, kami masih melihat berbagai kemungkinan," ujar Presiden Direktur PT MRT Jakarta William Sabandar saat konferensi pers, Kamis (28/6).

Bentuk kesediaan Jepang pun belum diketahui lebih lanjut. Meski begitu William bilang Jepang menyatakan bersedia membiayai pembangunan MRT fase III, paling tidak untuk yang berada di Jakarta.

Selain pinjaman, MRT tengah menimbang dua skema pembiayaan lainnya dalam pembangunan MRT fase III. Dua skema tersebut adalah Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan gabungan antara pemerintah dengan investasi.

Asal tahu saja, MRT fase III akan dibangun pada jalur barat dengan stasiun akhir Kembangan hingga timur yaitu Ujung Menteng. Total panjang fase III mencapai 27 kilometer (km).

"Mekanismenya juga dipertimbangkan apakah hanya konstruksinya, atau digabung dengan Transit oriented develepment (TOD)," terang William.

William berharap skema pembiayaan dapat segera dipastikan agar pembangunan MRT fase III dapat segera dimulai di tahun ini. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×