kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Jokowi menargetkan ekspor otomotif mencapai 1 juta unit pada 2024


Kamis, 12 Desember 2019 / 11:51 WIB
Jokowi menargetkan ekspor otomotif mencapai 1 juta unit pada 2024
Presiden Joko Widodo melepas ekspor perdana Isuzu Traga di Karawang Timur, Jawa Barat, Kamis (12/12/2019).

Reporter: Abdul Basith | Editor: Wahyu Rahmawati

KONTAN.CO.ID - KARAWANG. Presiden Joko Widodo menargetkan ekspor produk otomotif Indonesia mencapai 1 juta unit tahun 2024. Hal itu ia ungkapkan saat melepas ekspor perdana Isuzu Traga ke Filipina.

Saat ini ekspor produk otomotif Indonesia sekitar 300.000 unit. "Saya minta 2024 minimal 1 juta harus keluar dari Indonesia," ujar Jokowi, Kamis (12/12).

Peningkatan ekspor itu diharapkan dapat meningkatkan nilai ekspor Indonesia. Saat ini nilai ekspor sebesar US$ 8 miliar per tahun naik menjadi US$ 24 miliar per tahun.

Baca Juga: Mengawal Target Ekspor 1 Juta Mobil

Naiknya ekspor akan membantu menanggulangi masalah defisit transaksi berjalan (CAD). Asal tahu saja pengurangan CAD menjadi fokus kerja pemerintah saat ini.

Ekspor produk otomotif menjadi faktor penting. Pasalnya produk manufaktur tersebut memiliki nilai tambah dibandingkan dengan produk komoditas yang selama ini menjadi andalan ekspor Indonesia. "Saya yakin bisa terwujud, Indonesia bisa jadi production hub otomotif untuk diekspor ke semua negara," terang Jokowi.

Baca Juga: Kinerja manufaktur turun, ini sektor unggulan yang bisa diharapkan menurut BI

Salah satu optimisme ditunjukkan Jokowi dalam ekspor Isuzu Traga. Asal tahu saja Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) hingga tahun 2020 akan mengekspor 6.000 unit Isuzu Traga ke Filipina.

Ekspor tersebut juga rencananya akan dikembangkan ke 20 negara lain selama 3 tahun ke depan. Beberapa yang menjadi tujuan antara lain Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin.




TERBARU

Close [X]
×