kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.861   2,00   0,01%
  • IDX 6.187   59,75   0,98%
  • KOMPAS100 823   15,36   1,90%
  • LQ45 618   7,32   1,20%
  • ISSI 215   -0,68   -0,32%
  • IDX30 349   1,82   0,52%
  • IDXHIDIV20 427   0,93   0,22%
  • IDX80 94   1,02   1,10%
  • IDXV30 118   -0,68   -0,58%
  • IDXQ30 112   0,53   0,48%

Jokowi Resmikan Jembatan Pulau Balang Senilai Rp 1,43 Triliun


Minggu, 28 Juli 2024 / 15:55 WIB
Jokowi Resmikan Jembatan Pulau Balang Senilai Rp 1,43 Triliun
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan proyek Jembatan Pulau Balang di Kalimantan Timur.


Reporter: Tri Sulistiowati, Vendy Yhulia Susanto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan proyek Jembatan Pulau Balang di Kalimantan Timur. 

Jokowi mengatakan, jembatan ini merupakan salah satu infrastruktur pendukung ibu kota negara Nusantara.

Jembatan Pulau Balang menyeberangi Teluk Balikpapan dan menghubungkan antara Kota Balikpapan dengan Kabupaten Penajam Passer Utara, atau dari Provinsi Kalimantan Timur menuju ke Provinsi Kalimantan Selatan.

Baca Juga: Besok, Jokowi Akan Berkantor di Istana Kepresidenan IKN

"Jembatan ini dibangun sejak 2015 dan menghabiskan anggaran Rp 1,43 triliun. Dan dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim pada sore hari ini saya resmikan jembatan pulau balang di Kabupaten Penajam Passer Utara Provinsi Kalimantan Timur," ujar Jokowi, Minggu (28/7)

Mengutip dari KOMPAS.COM, jembatan Balang membuat waktu tempuh dari Balikpapan ke Kabupaten Penaham paser Utara selama 1 jam. Sebelum adanya jembatan ini, rata-rata waktu tempuh dari lokasi tersebut adalah 4 jam.

Selain sebagai punghubung jalan, jembatan Balang ini juga akan mendukung rencana pembangunan Pelabuhan Peti Kemas Kariangau dan Kawasan industri Kariangau.

Baca Juga: Kereta Otonom ART Sudah Tiba di IKN, Diuji Coba Bulan Depan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×