CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.664   37,00   0,21%
  • IDX 6.430   -111,50   -1,70%
  • KOMPAS100 847   -11,13   -1,30%
  • LQ45 643   -6,84   -1,05%
  • ISSI 222   -4,83   -2,13%
  • IDX30 357   -3,95   -1,09%
  • IDXHIDIV20 446   -3,28   -0,73%
  • IDX80 97   -1,07   -1,09%
  • IDXV30 124   -1,08   -0,86%
  • IDXQ30 115   -0,88   -0,76%

J&T Express bukukan kenaikan volume pengiriman hingga 1,7 juta paket per hari


Selasa, 20 Oktober 2020 / 22:03 WIB
ILUSTRASI. Sprinter J&T Express sedang mengantarkan paket ke pelanggan.


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Global Jet Express (J&T Express) mencatat adanya kenaikan volume pengiriman dengan rata-rata pengiriman per hari sekitar 1,7 juta paket.

Public Relations J&T Express, Elena mengatakan trafik pengiriman tersebut terjadi sejak April 2020 lalu hingga saat ini.

"Untuk trafik pengiriman sejak April lalu terjadi peningkatan dan saat ini rata-rata per harinya kurang lebih sekitar 1,7 juta paket," jelasnya kepada Kontan, Selasa (20/10).

Elena berkata, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu pihaknya menuai pertumbuhan sekitar 30%sampai dengan 40%.

Baca Juga: JNE bukukan pertumbuhan volume pengiriman 20% hingga September 2020

Ia juga tidak menampik bila peningkatan trafik pengiriman ini terjadi karena PSBB serta perubahan transaksi masyarakat sari offline menjadi online.

"Tentunya ada peningkatan trafik pengiriman yang terjadi terutama saat PSBB dimulai karena perubahan transaksi masyarakat yang dari offline menjadi online," sambung dia.

Dia berkata, tantangan yang dihadapi oleh J&T Express ke depannya adalah menyesuaikan pengiriman barang ke pulau yang berbeda.

Tantangan geografis tersebut berusaha dijangkau J&T Express dengan mencari jalur akses yang tersedia.

Sampai akhir tahun ini, J&T Express menargetkan bisa bertumbuh 1,5 sampai 2 kali lipat dibandingkan dengan tahun lalu.

Selanjutnya: Tersengat pandemi, omzet perusahaan logistik truk tertekan hingga 90%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×