kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.834   6,00   0,04%
  • IDX 8.096   63,82   0,79%
  • KOMPAS100 1.140   8,23   0,73%
  • LQ45 825   4,24   0,52%
  • ISSI 287   2,94   1,04%
  • IDX30 429   2,66   0,62%
  • IDXHIDIV20 516   2,80   0,54%
  • IDX80 127   0,88   0,69%
  • IDXV30 140   0,97   0,70%
  • IDXQ30 140   0,73   0,53%

Kadin harapkan stimulus untuk pengusaha transportasi


Jumat, 09 Oktober 2020 / 20:00 WIB
Kadin harapkan stimulus untuk pengusaha transportasi
ILUSTRASI. Pekerja melakukan pelayanan jasa pengiriman kargo di Terminal Kargo Bandara Soekarno Hatta. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/wsj.


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengusaha sektor transportasi harapan stimulus dari pemerintah di tengah tekanan pandemi Covid-19.

Ketua Komite Tetap Kadin Bidang Sarana dan Prasarana Perhubungan Asmari Herry memaparkan, angkutan transportasi mengalami kontraksi yang sangat kuat akibat pandemi Covid-19. 

"Pada kuartal II-2020 rata-rata angkutan transportasi ini minus 30,84%," ujarnya dalam Webinar Markplus Industri Roundtabel, Jumat (9/10).

Di sisi lain, untuk transportasi barang (kargo) disebutnya lebih baik dibandingkan transportasi orang. Namun, tetap transportasi barang juga mengalami penurunan volume sekitar 20% dibandingkan sebelum pandemi.

Baca Juga: INACA prediksi jumlah penumpang pesawat hingga akhir tahun maksimal 45 juta orang

Oleh sebab itu, pihaknya melihat ada 10 stimulus yang diharapkan pengusaha transportasi meliputi dukungan moneter, fiskal, keringanan PNBP, insentif avtur dan kebandarudaraan, perlindungan dan dukungan negosiasi lessor.

Selain itu juga stimulus mengenai pembebasan PKB, pengujian kendaraan angkutan umum resmi, pembebasan biaya retribusi daerah, kebijakan operasional, dukungan kebijakan BUMN/LK, penundaan pembayaran biaya BPJS, dan pemberian BLT kepada sopir dan tenaga pendukung.

"Kami harapkan insentif tersebut diberikan tepat waktu sehingga membantu pengusaha bertahan karena aset-aset yang idle juga tetap mengeluarkan biaya yang tak kecil," tutupnya.

Selanjutnya: Terimbas demo, MRT Jakarta memperpendek rute

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×