kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.791
  • SUN92,51 0,63%
  • EMAS614.076 0,00%

Kampanye hitam dianggap tak turunkan minat pasar pada produk sawit

Selasa, 17 April 2018 / 20:27 WIB

Kampanye hitam dianggap tak turunkan minat pasar pada produk sawit
ILUSTRASI. Panen tandan buah segar kelapa sawit



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen minyak sawit tengah menghadapi berbagai kendala. Pasalnya, beberapa pihak tengah berupaya melakukan kampanye negatif terhadap produk-produk sawit.

Meski komoditas sawit tengah diterpa kabar yang tidak baik, namun Tiur Rumondang, Country Director Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) di Indonesia berpendapat, konsumen tidak akan menurunkan minatnya terhadap minyak sawit. Hal tersebut dikarenakan sawit masih menjadi komoditas yang sangat dibutuhkan.


"Secara ekonomis, produk ini masih lebih unggul dibandingkan yang lain. Dari sisi lingkungan, sawit komoditas yang menggunakan lahan relatif lebih sedikit daripada minyak nabati yang lain. Jadi kita lihat saja, kebutuhan konsumen yang akan menjawab nanti," ujar Tiur, Selasa (17/4).

Menurut Tiur, kampanye hitam yang telah dilayangkan beberapa pihak pun tidak membuat permintaan sawit menurun signifikan. Namun, menurutnya produsen minyak sawit, seperti Indonesia, harus terus memperbaiki kinerjanya.

Lebih lanjut Tiur mengatakan, industri yang bergerak di bidang sawit juga bertugas membuktikan bahwa apa yang dinyatakan dalam kampanye tersebut merupakan hal yang salah. Sementara, RSPO merupakan lembaga sertifikasi yang menunjukkan bagaimana pengolahan sawit yang berkelanjutan.

Menurut Tiur, semua pihak bebas memberikan pandangannya atas suatu komoditas. Namun, menurutnya pernyataan-pernyataan yang diberikan tidak menjawab permasalahan yang ada. "Selama ini, isu yang dibawa adalah tentang kerusakan lingkungan dan deforestasi. Apakah dengan komoditas lain masalah otomatis akan hilang? Itu tidak terjawab dengan statement yang tadi," kata Tiur.

Tak hanya itu, Tiur pun berpendapat jika semua negara memiliki hak untuk memproteksi komoditas yang dimilikinya. Hanya saja sangat tidak adil bila ada  pihak yang mendiskriminasi satu komoditas terhadap komoditas lain.


Reporter: Lidya Yuniartha
Editor: Sofyan Hidayat

CPO

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.0552 || diagnostic_web = 0.3157

Close [X]
×