kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Kata Datsun ketika LCGC tak bisa jadi taksi online


Selasa, 11 Oktober 2016 / 09:55 WIB
Kata Datsun ketika LCGC tak bisa jadi taksi online


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Mulai 1 Oktober, mobil murah ramah lingkungan tak bisa dijadikan taksi online. Keputusan ini diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan No 32/2016, tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. 

Peraturan menteri tersebut mengatur tentang angkutan sewa lewat pasal 18. Pada ayat (g), tertulis, pelayanan angkutan sewa harus menggunakan kendaraan mobil penumpang umum minimal 1.300 cc. 

Datsun merupakan merek penyedia mobil low cost green car (LCGC) Go Panca dan Go+ Panca mengaku tidak banyak terimbas dengan peraturan ini. 

Indriani Hadiwidjaja, Head of Datsun, peraturan yang menyebutkan mobil bersilinder kecil tidak boleh jadi taksi online sudah lama. "Jujur sulit buat kita melihat dampaknya," kata Indriani, dikutip dari Otomania, Senin (10/10). 

Dia mengaku, tak tahu mana konsumen yang membeli kendaraan untuk dijadikan taksi online atau tidak. 

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang Agustus, penjualan Datsun turun 7,58% dibanding Juli menjadi 2.047 unit. Indriana bilang, penurunan terjadi karena terpengaruh kehadiran Toyota Calya dan Daihatsu Sigra yang bermain di kelas yang sama LCGC 7-penumpang. (Aditya Maulana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×