kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Kata Menteri Enggar soal kenaikan harga telur


Rabu, 11 Juli 2018 / 18:27 WIB
ILUSTRASI. Inflasi bahan pokok


Reporter: Patricius Dewo | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita berpendapat kenaikan harga telur belakangan ini lantaran terkena imbas pelemahan telur, harga pakan ternak, dan harga day old chicken (DOC).

"Harga telur naik karena apa? ya rupiah, dan harga DOC dan pakan ternak juga naik," ujarnya Rabu (11/7).

Mengatasi hal ini, Enggar mengatakan pihaknya sudah meminta pihak terkait untuk menjalin komunikasi dengan pedagang. Menggali permasalahan langsung sekaligus mencari solusinya.

"Harga telur yang meningkat, kita sudah mintakan kepada pihak terkait ,untuk melakukan diskusi dan duduk bersama para penjual pakan untuk menyampaikan dan membicarakan solusi tentang kenaikan harga pakan ternak yang naik tersebut,” ujar Enggar. Rabu (11/7).

Sementara itu untuk wilayah DKI Jakarta, dikutip dari website Informasi Pangan Jakarta (infopangan.jakarta.go.id), harga telur ayam ras tertinggi terjadi pada Selasa 10 Juli 2018, yang terjadi di pasar Palmerah seharga Rp30.000 per kg dari yang sebelumnya harga telur pada bulan Juni 2018 yang lalu berkisar Rp 23.000.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×