CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.529   -129,00   -0,73%
  • IDX 6.678   -8,24   -0,12%
  • KOMPAS100 877   0,02   0,00%
  • LQ45 664   -1,33   -0,20%
  • ISSI 234   0,36   0,15%
  • IDX30 369   -2,14   -0,58%
  • IDXHIDIV20 457   -1,61   -0,35%
  • IDX80 100   -0,15   -0,15%
  • IDXV30 127   -0,14   -0,11%
  • IDXQ30 118   -0,39   -0,33%

Kebutuhan Listrik Terus Naik, Harus Ada Penguatan Sistem Kelistrikan


Rabu, 09 September 2026 / 16:35 WIB
Kebutuhan Listrik Terus Naik, Harus Ada Penguatan Sistem Kelistrikan
ILUSTRASI. Pekerja memasang solar panel untuk PV Rooftop (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA.  Pertumbuhan industri, digitalisasi hingga ekspansi data center diperkirakan terus mendorong kebutuhan listrik di Indonesia.

Kondisi tersebut menyebabkan penambahan kapasitas pembangkit perlu dibarengi penguatan jaringan dan investasi agar pasokan listrik tetap andal dan terjangkau.

Di sisi lain, peningkatan kebutuhan listrik berlangsung ketika Indonesia tengah menjalankan transisi menuju energi yang lebih bersih. Batubara masih menjadi salah satu sumber energi utama. Sementara pengembangan energi baru terbarukan (EBT) terus didorong.

Kondisi tersebut menyebabkan ketahanan sistem ketenagalistrikan menjadi salah satu tantangan dalam proses transisi energi.

Selain memastikan ketersediaan pasokan, sistem kelistrikan juga perlu mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan dari sektor-sektor yang membutuhkan listrik dalam jumlah besar.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tri Winarno mengatakan, kesiapan pasokan listrik untuk mendukung pengembangan infrastruktur data center menjadi salah satu isu yang perlu mendapat perhatian.

Baca Juga: Medco Energi (MEDC) Catat Produksi Migas Meningkat 19% pada Semester I-2026

Persoalan tersebut akan menjadi salah satu pembahasan dalam Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026  pada 22–24 September 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City.

"Forum ini menjadi kesempatan membahas percepatan transisi energi, digitalisasi sistem ketenagalistrikan, kesiapan pasokan listrik untuk mendukung pengembangan infrastruktur data center, serta pengembangan energi nuklir dalam rangka memperkuat kedaulatan energi nasional," ujar Tri dalam keterangannya, Selasa  (8/9). 

Sekretaris Jenderal Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia, Arsyadany Ghana Akmalaputri mengatakan, penguatan ketahanan energi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Mulai dari pemerintah, perusahaan utilitas, investor, penyedia teknologi hingga pengguna energi dari sektor industri.

Menurutnya, kolaborasi tersebut diperlukan untuk mendukung proses transisi energi sekaligus membangun sistem ketenagalistrikan yang lebih kuat dan mampu mengikuti pertumbuhan kebutuhan listrik.

"Penguatan ketahanan energi membutuhkan kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, perusahaan utilitas, investor, penyedia teknologi, dan pengguna energi dari sektor industri," kata Arsyadany.

Portfolio Director Enlit Asia, Simon Hoare mengatakan, sektor ketenagalistrikan di kawasan Asia Tenggara tengah menghadapi transformasi besar. Negara-negara di kawasan harus memenuhi peningkatan kebutuhan listrik sekaligus mengejar target dekarbonisasi dan memperkuat ketahanan sistem ketenagalistrikan.

"Negara-negara di kawasan kini harus menyeimbangkan peningkatan kebutuhan listrik dengan target dekarbonisasi yang ambisius, sekaligus memperkuat ketahanan energi dan sistem ketenagalistrikan," ujar Simon.

Menurut Simon, kebutuhan tersebut mendorong pentingnya kolaborasi antara pembuat kebijakan, perusahaan utilitas, investor dan perusahaan teknologi untuk mempercepat pengembangan sistem energi di kawasan.

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 menargetkan menghadirkan lebih dari 11.000 profesional industri, 280 peserta pameran internasional. Serta lebih dari 300 pembicara dari perusahaan utilitas, pemerintahan, perusahaan teknologi serta organisasi internasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×