kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

KEK Industropolis Batang Perkuat Komitmen Green Industry


Minggu, 25 Oktober 2026 / 16:53 WIB
KEK Industropolis Batang Perkuat Komitmen Green Industry
ILUSTRASI. PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) (Dok/PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB))


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang terus memperkuat komitmen pelestarian lingkungan di tengah pesatnya pembangunan kawasan industri. Upaya ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan ekologi sekaligus memastikan pengembangan kawasan berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan.

Komitmen tersebut diwujudlan dengan berbagai program pelestarian alam yang telah dijalankan pengelola kawasan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menyelaraskan pembangunan infrastruktur dan aktivitas industri dengan perlindungan kualitas lingkungan.

Seiring meningkatnya aktivitas industrialisasi, pengelolaan lingkungan menjadi aspek penting dalam pengembangan kawasan. Karena itu, pembangunan fisik perlu diimbangi dengan upaya menjaga ekosistem agar pertumbuhan industri tidak mengabaikan daya dukung lingkungan.

Terbaru, KEK Industropolis Batang menggandeng PT Mitra Aren Indonesia dalam merealisasikan penanaman 2.200 bibit pohon aren di area Reservoir pada 23 Oktober 2026.  Kegiatan ini merupakan upaya menjaga konservasi air dan mencegah erosi di tengah pengembangan kawasan industri.

Baca Juga: KEK Industropolis Batang Pacu Sport Tourism

Pohon aren dipilih karena memiliki peran ekologis dalam menjaga struktur tanah dan meningkatkan penyerapan air ke dalam tanah. Penanaman ini juga diharapkan mendukung keberlanjutan cadangan air di sekitar reservoir.

Direktur Utama KEK Industropolis Batang Marfan Trihartiko mengatakan, pengembangan kawasan industri harus berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan.

“Keberhasilan pertumbuhan infrastruktur dan ekonomi suatu kawasan industri harus berjalan selaras dengan keseimbangan lingkungan. Kegiatan  ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan kami, termasuk dalam penyediaan ruang terbuka hijau dan menjaga ekosistem,” ujar Marfan dalam keterangannya dikutip Minggu (25/10/2026).

Selain manfaat ekologis, pohon aren memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal. 

Direktur Utama PT Mitra Aren Indonesia Lety Jumiati mengatakan, hampir seluruh bagian pohon aren dapat dimanfaatkan, mulai dari nira, kolang-kaling, hingga ijuk. Aren juga berpotensi menjadi bahan baku bioetanol untuk mendukung pengembangan energi terbarukan.

Baca Juga: KEK Industropolis Batang Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Menurut Lety, optimalisasi potensi aren membutuhkan kolaborasi antara pelaku usaha, BUMN, dan petani agar manfaat ekonominya dapat dirasakan lebih luas.

Inisiatif ini juga sejalan dengan visi Dewan Komisaris Danareksa, Darmizal, yang mendorong integrasi investasi lingkungan dengan pemberdayaan masyarakat. Pengembangan aren melalui pendekatan agroforestri berpotensi membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar tanpa harus menebang pohon.

Melalui kolaborasi dengan PT Mitra Aren Indonesia, KEK Industropolis Batang berupaya memperkuat penerapan konsep green industry. Langkah ini diharapkan dapat menyelaraskan pertumbuhan industri, pelestarian ekosistem, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU

[X]
×