kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -1.000   -0,04%
  • USD/IDR 17.876   21,00   0,12%
  • IDX 6.277   -107,68   -1,69%
  • KOMPAS100 821   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,68   -1,37%
  • ISSI 216   -5,69   -2,56%
  • IDX30 347   -5,77   -1,63%
  • IDXHIDIV20 433   -6,98   -1,59%
  • IDX80 94   -1,46   -1,53%
  • IDXV30 119   -2,04   -1,69%
  • IDXQ30 112   -1,71   -1,50%

KEK Industropolis Batang Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif


Selasa, 22 September 2026 / 18:52 WIB
KEK Industropolis Batang Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif
ILUSTRASI. KEK Industropolis Batang (Dok. KEK Industropolis Batang)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang tidak hanya hadir sebagai pusat aktivitas industri, tetapi juga terus dikembangkan secara terpadu dengan mengedepankan harmonisasi antara kemajuan ekonomi, budaya, seni, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.

Pendekatan tersebut terlihat dari pemanfaatan ruang publik di kawasan KEK Industropolis Batang untuk kegiatan seni dan budaya. Salah satunya melalui pementasan Sendratari Wanara Alas Roban di Taman Tematik pada 20 September 2026.

Pementasan tersebut mengangkat legenda dan kearifan lokal Alas Roban sekaligus melibatkan sejumlah komunitas budaya lokal. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi budaya Batang sekaligus menciptakan ruang bagi masyarakat dan pelaku seni untuk beraktivitas.

Direktur Utama PT KITB Marfan Trihartiko mengatakan, pengembangan kawasan industri perlu berjalan beriringan dengan tumbuhnya ruang apresiasi terhadap seni dan budaya.

“Kami tidak hanya membangun kawasan industri, tetapi juga membangun peradaban kota yang tak lepas dari seni dan budaya. Ruang-ruang di sini didedikasikan sebagai panggung berekspresi bagi seniman yang ke depannya akan terus kami hidupkan,” kata Marfan dalam keterangannya, Selasa (22/9/2026).

Baca Juga: Jateng Perkuat Daya Tarik Investasi Industri Lewat KEK Industropolis Batang

Selain seni dan budaya, pengembangan kawasan juga mencakup penyediaan ruang terbuka seperti Taman Tematik dan Bukit Srawung. Kedua area tersebut diperkenalkan sebagai fasilitas publik yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan seni, rekreasi, maupun aktivitas masyarakat.

Pengembangan ini menunjukkan bahwa KEK Industropolis Batang diarahkan menjadi kawasan yang menghubungkan aktivitas industri dengan kehidupan sosial masyarakat. Dengan demikian, keberadaan kawasan industri tidak hanya memberikan ruang bagi kegiatan ekonomi, tetapi juga membuka ruang bagi budaya, kreativitas, dan interaksi masyarakat.

Melalui pendekatan tersebut, KEK Industropolis Batang berupaya membangun ekosistem kawasan yang lebih terintegrasi, dengan industri sebagai penggerak ekonomi sekaligus budaya, lingkungan, dan masyarakat sebagai bagian dari perkembangan kawasan.

Baca Juga: Investasi Baru Masuk, KEK Kendal Perkuat Industri Garment dan Synthetic Leather

Mengusung tokoh Wanara sebagai simbol keberanian, kesetiaan, kebijaksanaan, dan harmoni manusia dengan alam, pementasan Sendratari Wanara Alas Roban menjadi bagian dari upaya mengubah citra Alas Roban menjadi narasi budaya yang lebih positif dan inspiratif. 

Pementasan di kawasan KEK Industropolis Batang tersebut diharapkan turut menghidupkan ekosistem seni dan pariwisata sekaligus memperkuat potensi ekonomi kreatif daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×