kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Keluarga Tachril beli pabrik susu di Selandia Baru


Rabu, 01 Februari 2012 / 09:44 WIB
ILUSTRASI. Penyubur rambut bisa Anda dapat dari bahan-bahan alami./Pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/13/06/2011.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

WELLINTON. Perusahaan milik keluarga milik Tachril dari Indonesia, dikabarkan telah membeli 50% saham pabrik susu domba Blue River di Southland, wilayah Selatan di Selandia Baru.

Keith Neylon, Direktur Perusahaan Blue River bilang, dana hasil pembelian pabrik susu tersebut akan dipersiapkan untuk meningkatkan kinerja perusahaan termasuk melakukan ekspansi.

"Dengan keberhasilan kami di China, investasi ini memungkinkan kami ekspansi ke Asia Tenggara seperti, Indonesia, Malaysia dan Filipina,” terang Neylon seperti yang dikutip dari stuff.co.nz hari ini (1/2).

Overseas Investment merilis, dana investasi tersebut akan digunakan untuk mengomersialkan perusahaan Grup Blue River. Menurut Neylon, , keluarga Tachril akan memanfaatkan jaringan bisnisnya di Indonesia dan Asia Tenggara untuk mengembangkan bisnis susu Blue River.

Saat ini, Blue River sudah mengekspor susu domba dalam bentuk keju, susu bubuk keju, es krim dan berbagai negara seperti Australia, Timur Tengah, Cina dan Amerika Serikat (AS).

Neylon Ia menambahkan, ia telah bekerja bekerja keras untuk menorehkan kinerja perusahaan sampai saat ini memiliki 12.000 ekor domba. "Saya senang dengan investasi ini untuk mengembangkan bisnis Blue River,” kata Neylon tanpa menyebut nilai investasi dari Tachrir itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×