kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Kemdag mengaku sudah buka kran impor gandum


Jumat, 24 November 2017 / 17:18 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemdag) mengaku telah membuka izin impor gandum. Pintu kran gandum impor dibuka demi memenuhi kebutuhan tambahan bahan baku pakan ternak.

"Izin impor sudah kita berikan, harusnya sudah realisasi," ujar Direktur Impor, Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Kemdag, Veri Anggriono Sutiarto, Jumat (24/11).

Impor gandum digunakan pengusaha pakan untuk tambahan bahan baku. Selain jagung, pakan ternak juga menggunakan bahan baku lain seperti gandum, kedelai, dan sorgum.

Asal tahu saja, pabrik pakan yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Makanan Ternak (GPMT) telah mengajukan izin impor gandum. Permintaan impor sebesar 200.000 ton akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan tiga bulan.

Sebelumnya Ketua Umum Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI), Sholahuddin menyatakan produksi jagung sudah mencukupi kebutuhan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Shilahuddin bilang produksi jagung pada bulan Oktober 2017 mencapai 21 juta ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×