kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Kemdag mengaku sudah buka kran impor gandum


Jumat, 24 November 2017 / 17:18 WIB
Kemdag mengaku sudah buka kran impor gandum


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemdag) mengaku telah membuka izin impor gandum. Pintu kran gandum impor dibuka demi memenuhi kebutuhan tambahan bahan baku pakan ternak.

"Izin impor sudah kita berikan, harusnya sudah realisasi," ujar Direktur Impor, Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Kemdag, Veri Anggriono Sutiarto, Jumat (24/11).

Impor gandum digunakan pengusaha pakan untuk tambahan bahan baku. Selain jagung, pakan ternak juga menggunakan bahan baku lain seperti gandum, kedelai, dan sorgum.

Asal tahu saja, pabrik pakan yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Makanan Ternak (GPMT) telah mengajukan izin impor gandum. Permintaan impor sebesar 200.000 ton akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan tiga bulan.

Sebelumnya Ketua Umum Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI), Sholahuddin menyatakan produksi jagung sudah mencukupi kebutuhan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Shilahuddin bilang produksi jagung pada bulan Oktober 2017 mencapai 21 juta ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×