kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.541.000   21.000   1,38%
  • USD/IDR 15.880   50,00   0,31%
  • IDX 7.196   54,65   0,77%
  • KOMPAS100 1.104   9,46   0,86%
  • LQ45 877   10,80   1,25%
  • ISSI 221   0,74   0,34%
  • IDX30 449   6,10   1,38%
  • IDXHIDIV20 540   5,33   1,00%
  • IDX80 127   1,26   1,00%
  • IDXV30 135   0,57   0,43%
  • IDXQ30 149   1,56   1,06%

Kemenperakraf: Bantuan pemerintah untuk pelaku ekonomi kreatif masih diberikan


Minggu, 16 Agustus 2020 / 19:23 WIB
Kemenperakraf: Bantuan pemerintah untuk pelaku ekonomi kreatif masih diberikan
ILUSTRASI. Perancang busana Julianto membuat gambar pakaian rancangannya di Jakarta, Jumat (17/1/2020). Besarnya kontribusi industri kreatif terhadap PDB nasional pada tahun 2019 yang mencapai Rp1.000 triliun, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan penam


Reporter: Jane Aprilyani | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) membuka kembali pengusulan Bantuan Pemerintah Infrastruktur Ekonomi Kreatif untuk tahun 2021. Hal ini ditujukan agar para pelaku ekraf bisa mengembangkan usahanya.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf Hari Sungkari menjelaskan program bantuan pemerintah tersebut terus berjalan sampai 2019 hingga terjadinya penyatuan antara Kementerian Pariwisata dengan Badan Ekonomi Kreatif menjadi Kemenparekraf/Baparekraf. "Seiring dengan penyatuan tersebut, maka mulai tahun 2021, program ini bernama Banper Infrastruktur Ekraf. Kami membuka kembali pengusulan Banper infrastruktur ekraf untuk tahun 2021 mulai 15 Agustus sampai 30 November 2020," katanya dalam keterangan yang diterima KONTAN, Minggu (16/8).

Baca Juga: Kemenhan jajaki pendidikan militer untuk mahasiswa, ini tujuannya

Hari Sungkari juga menjelaskan, Banper Infrastruktur Ekraf 2021 diberikan untuk fasilitasi penyediaan kelayakan ruang kreatif, dalam bentuk revitalisasi dan sarana. Fasilitasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kreativitas para pelaku ekraf.

"Sehingga keberlangsungan ekonomi kreatif tetap terjaga. Kemudian pada tahap selanjutnya, keberlangsungan ini bisa mendorong pembentukan jejaring ekosistem ekonomi kreatif dalam skala yang lebih besar," ujar Hari.

Bantuan Pemerintah untuk pelaku ekonomi kreatif sebenarnya sudah berlangsung sejak tahun 2017. Bila dihitung, sebanyak 2.022 paket proposal telah diajukan, dengan peningkatan hampir 2 kali lipat setiap tahunnya. Dari 241 paket proposal di 2017, menjadi 614 paket propsal di 2018, dan pada 2019 mencapai 1.167 paket proposal.

Baca Juga: Terbuka untuk lulusan baru, Lowongan kerja 2020 di Kantor Susi Pudjiastuti

"Dengan total anggaran Rp 138.718.836.367, kami telah memfasilitasi 167 paket proposal untuk 136 penerima Bantuan Pemerintah. Dan selama 3 tahun pelaksanaan, 45 bangunan telah kami revitalisasi dan 11.203 unit sarana telah kami salurkan," tambah Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif, Selliane Halia Ishak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Working with GenAI : Promising Use Cases HOW TO CHOOSE THE RIGHT INVESTMENT BANKER : A Sell-Side Perspective

[X]
×